Connect with us

Politik

Hinca Pandjaitan: Perang Kritik Tak Ganggu Rencana Koalisi SBY-Jokowi

Published

on

Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan. (pinimg.com)

Geosiar.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo menyikapi kebijakan BBM yang dikeluarkan di masa Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Hal ini menimbulkan reaksi SBY melalui kicauan di Twitter yang kemudian menjadi viral.

Hinca Pandjaitan, selaku Sekjen Partai Demokrat menilai kritik yang dilontarkan Jokowi tak akan mengganggu rencana koalisi Partai Demokrat dengan Jokowi di Pilpres 2019.

“Tak akan mengganggu, biasa saja,” kata Hinca di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (18/5/2018).

“Apakah akan mempengaruhi hubungan baik, ini kita lihat ke depan. Komunikasi untuk membuat koalisi ke depan ini sangat cair dan dinamis sekali, bisa ke mana saja,” tambah Hinca lagi.

Hinca menuturkan, Jokowi juga sebaiknya tak boleh marah apabila mendapat kritik dari Demokrat. Sejauh ini Demokrat memang partai netral, tak berada dalam koalisi pemerintahan.

“Kritik ini di ruang demokrasi mendapat tempat yang layak di Demokrat. Oleh karena itu biasa aja. Komunikasi politik hari ini dikritik, besok ketemu lagi itu normal saja.”

“Jangan marah juga Jokowi kalau kami kritik apalagi kami berada di luar pemerintahan. Selalu kami bilang, yang sudah baik teruskan, yang belum baik perbaiki. Itu kan ktitik juga bagi kita di Demokrat. Kritik itu kan juga oksigen demokrasi,” tambah Hinca.

Sebelumnya Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bereaksi di Twitternya yang memberikan klarifikasi atas kebijakan yang pernah dikeluarkannya seperti dengan memberikan subsidi BBM. Hal itu berawal dari pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyoroti persoalan kebijakan subsidi BBM di masa pemerintahan Presiden SBY. (yl)