Connect with us

Politik

Pemko Medan Diminta Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Lingkungan

Published

on

Anggota DPRD Medan saat menggelar reses I 2018 di Jl Denai Gg Pribadi Kel Tegal Sari Mandala II Kec Medan Denai, Minggu (29/4/2018)

Medan, Geosiar.com – Pemerintah Kota (Pemko) Medan diminta untuk memprioritaskan perbaikan infrastruktur parit/drainase di setiap lingkungan. Gunanya untuk menghindari genangan air yang berakibat banjir. Seperti masyarakat di Kecamatan Medan Denai tetap saja mengeluhkan drainase tumpat, sehingga air tidak dapat mengalir dengan sempurna karena pembuangan tidak tuntas.

Harapan dan dorongan itu disampaikan anggota DPRD Medan Deni Maulana Lubis SE kepada wartawan usai menggelar reses I 2018 di Jl Denai Gang Pribadi Kelurahan Tegal Sari Mandala II Kecamatan Medan Denai, Minggu (29/4/2018). Disebutkan, pada saat acara reses hadir tokoh masyarakat, konstituen dan ratusan masyarakat.

Dikatakan Deni, Ianya masih banyak menerima keluhan warga terkait buruknya sistem drainase disetiap lingkungan. Banyak badan jalan yang tidak memiliki parit bahkan saluran parit tidak memiliki saluran pembuangan. “Kondisi demikian patut segera dituntaskan. Sehingga air diharapkan dapat mengalir tuntas,” ujar politisi Partai Nasdem itu.

Selain itu Deni juga minta pihak Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan supaya fokus soal penerangan Lampu Penerangan Jalan Umum (Lpju) di setiap lingkungan kota Medan. Begitu juga penerangan lampu di tempat ibadah mesjid harus menjadi perhatian khusus.

“Kita harapkan juga pihak PLN dapat menjamin tidak memutus aliran listrik ke mesjid saat bulan Ramdhan. Dinas DKP supaya memasang dan memperbaiki Lpju disetiap lingkungan,” harapnya.

Saat ini, masih banyak warga yang melaporkan banyak Lpju yang belum terpasang bahkan rusak di setiap gang gang. Sehingga, warga merasa tidak nyaman beraktifitas. Bahkan sering terjadi tindak kejahatan. Untuk itu, Pemko Medan harus meningkatkan kenyaman lingkungan.

Deni mengatakan, aspirasi warga akan disampaikan secara resmi.Nantinya aspirasi warga itu supaya diakomodir Pemko Medan untuk dimasukkan Musrenbang. Deni mengaku tetap mengingatkan Pemko Medan agar permintaan warga dapat ditindaklanjuti untuk direalisasikan. (lamru)