Connect with us

Kesehatan

Hati-hati, 7 Jenis Makanan Ini Bisa Sebabkan Sembelit

Published

on

Ilustrasi (hallosehat.com)

Geosiar.com, Kesehatan – Sembelit alias konstipasi atau susah buang air besar sering menjadi masalah bagi sebagian orang. Hal ini disebabkan karena pola makan yang kurang baik. Jika tidak buang air besar lebih dari tiga hari, maka bisa disebut sembelit.

Adapun gejalanya seperti kembung dan gas berlebih. Semakin tua usia atau semakin jarang beraktivitas fisik, risiko sembelit lebih besar. Kalau terlalu sering sembelit, bisa membayahakan tubuh. Bisa juga memicu kanker usus dan penyakit kronis lainnya.

Beberapa makanan dapat membantu kelancaran proses pembuangan sisa makanan seperti air putih, sayuran hijau, dan buah-buahan kaya serat. Tetapi banyak juga yang menghambat proses. Nah, supaya gak terjadi sembelit, jangan makan 8 jenis makanan berikut ini ya.

1. Makanan yang mengandung gluten

Gluten adalah protein yang biasa ditemukan pada olahan gandum dan tepung terigu. Beberapa orang akan mengalami sembelit ketika kebanyakan mengonsumsi gluten. Kondisi terberat yang disebabkan oleh intoleran gluten adalah gangguan celiac. Artinya gangguan autoimun, kondisi gluten sulit dicerna dan efeknya sangat merusak usus.

Gejalanya antara lain pembengkakan usus, kembung, sakit perut sampai konstipasi kronis. Orang yang mengidap gangguan ini harus menjalani diet khusus yang hanya boleh memakan bahan makanan bebas gluten.

2. Minuman manis

Kebanyakan konsumsi gula bukan cuma bisa memicu penyakit diabetes dan jantung. Tetapi juga berdampak buruk untuk pencernaan, seperti peradangan usus. Yang lebih parah lagi adalah meningkatnya risiko kanker usus dan anus.

Tanpa kita sadari, konsumsi gula paling banyak berasal dari soft drink, soda, teh, dan jus kemasan, es krim, minuman sachet, dan masih banyak lagi yang lainnya. Kandungan gula dalam minuman kemasan jauh lebih banyak daripada kalau kita bikin sendiri di rumah, lho. Sebaiknya jangan terlalu banyak mengonsumsi manis ya.

3. Daging merah

Daging merah disebut sebagai penyebab sembelit yang paling umum. Ada tiga alasan yang mendasarinya. Pertama, kandungan serat dalam daging merah sangat sedikit. Kedua, secara tidak langsung, daging merah dapat mengurangi total asupan serat harian, apalagi jika kita menjalankan diet tinggi protein.

Ketiga, kandungan lemaknya lebih tinggi dari daging lain, seperti ikan dan unggas. Konsumsi serat yang minim dan kadar lemak yang tinggi akan memperparah sembelit. Untuk memenuhi kebutuhan tinggi protein sehari-hari, tidak harus didapatkan dari daging merah, kok. Bisa juga dari telur, tahu, tempe, ikan, atau ayam.

4. Gorengan dan makanan cepat saji

Walaupun pisang goreng, singkong keju, tahu isi, dan weci enak banget, tapi gak baik juga kalau dimakan terlalu sering. Semua makanan yang digoreng, terutama yang minyak gorengnya sudah beberapa kali, mengandung lemak jenuh yang sangat lambat dicerna.

Makanan cepat saji atau fast food seperti ayam krispi, kentang goreng, dan aneka keripik juga mengandung lemak jenuh yang tinggi. Sejumlah studi menemukan sering mengonsumsi fast food dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

5. Makanan asin

Garam yang dikonsumsi dalam jumlah banyak dapat mengurangi kadar air dalam feses dan mengeringkannya, sehingga semakin sulit didorong keluar. Tubuh terpaksa menyerap air dari usus untuk mengimbangi kelebihan garam dalam darah, sehingga usus kesulitan mencerna dan berkontraksi.

Makanan seperti gorengan, fast food, daging yang diproses menjadi sosis, keripik kentang, mi instan, dan berbagai macam camilan gurih mengandung kadar garam yang tinggi. Demi menjaga kesehatan jangka panjang, mulai kurangi asupan garam ya.

6. Pisang mentah

Fakta ini sedikit mengejutkan karena pisang adalah pencahar paling baik. Pisang memproduksi serat pektin yang membantu mengeluarkan sisa makanan secara teratur setiap harinya.

Tetapi jangan mengonsumsi pisang mentah kalau gak pengin sembelit. Pisang mentah mengandung rantai glukosa panjang yang sulit dicerna. Berbeda dengan pisang yang sudah matang, rantai glukosa tersebut sudah diubah menjadi gula alami yang mudah dicerna.

Pisang mentah juga mengandung banyak senyawa tanin, yang mengurangi kecepatan jalannya makanan di usus. Bagi penggemar rujak petis atau rujak cingur khas Jawa Timur, sebaiknya diimbangi dengan banyak minum air putih setelah makan, ya. Karena salah satu bumbu utama rujak cingur adalah pisang hijau mentah.

7. Obat-obatan

Jika kita sedang sakit dan mengonsumsi penghilang rasa sakit yang mengandung analgesik, salah satu efek sampingnya adalah sembelit. Mengonsumsi obat laksatif atau pencahar terlalu sering juga akan berdampak buruk.

Awalnya, gerakan peristaltik pada usus akan terstimulasi, tapi akhirnya akan terjadi ketergantungan. Reaksi usus pun jadi lambat dan tidak terjadi secara alami lagi.

Nah, mulai sekarang lebih perbanyak makan buah-buahan segar yang mengandung vitamin C dan sayuran hijau ya. Makanan tinggi serat dan mengandung asam lemak omega-3 sangat baik untuk menjaga usus tetap bersih dan sehat. Yuk, kita jaga kesehatan pencernaan kita sedari dini.