Connect with us

Politik

DPRD Medan Curigai Pengalihan Pasar Pringgan ke PT Parbens

Published

on

Medan, Geosiar.com – Sekretaris Komisi C DPRD Medan Boydo HK Panjaitan (foto) mempertanyakan alasan Pemko Medan soal pengalihan pasar Pringgan ke PT Parbens. Pengalihan itu diminta agar ditinjau kembali karena diprotes pedagang bahkan dinilai menyalahi aturan.

Penegasan itu disampaikan Boydo usai menerima para pengunjukrasa pedagang ke kantor Walikota dan kantor DPRD Medan, Senin (7/5/2018). Kedatangan pedagang untuk memprotes kehadiran PT Parbens yang membuat pedagang tidak nyaman bahkan memberatkan pedagang.

“Ini patut dipertanyakan, karena kami juga tidak mengetahui secara pasti apa yang menjadi alasan Pemko Medan melalui PD Pasar mengalihkan pasar Pringgan ke pihak ke tiga. Harus jelas, dan yang pasti harus berpihak kepada pedagang,” ujar Boydo yang juga selaku Bendahara DPC PDIP Kota Medan itu.

“Kami sudah paham apa yang menjadi tuntutan pedagang. Kami juga belum tahu pasti alasannya. Karena kami tidak dilibatkan soal pengalihan pasar dimaksud,” tambah Boydo.

Masih dalam pengakuan Boydo, terkait pengalihan tersebut pihaknya manaruh curiga atas keputusan Pemko Medan. Untuk itu, Boydo sudah mempersiapkan undangan rapar dengar pendapat (RDP) yang digelar Senin (14/5/2018) di komisi C gedung DPRD Medan. Dalam RDP nanti akan melibatkan PD Pasar, Badan Pengawas, pedagang dan asisten perekonomian Pemko Medan serta pihak Parbens.

Sebelumnya ratusan pedagang Pasar Pringgan kembali melakukan aksi.Kali ini aksi untuk menolak kehadiran  PT Parbens selaku pengelola setelah sebelumnya aksi menerima kehadiran perusahaan tersebut.

Kali ini aksi para pedagang itu menyatakan penolakan kepada PT Parbens. Dalam aksinya,para pedagang melakukan aksi dengan mengelar aksi berjualan di Balaikota Medan,tapi karena tidak direspon pedagang melakukan aksi di Gedung DPRD Kota Medan dengan cara memukul gerbang pintu. (lamru)