Connect with us

Politik

Partai Demokrat Diinstruksikan “Tancap Cas”

Published

on

Sekjen DPP Partai Demokrat DR Hinca IP Panjaitan XIII SH MH ACCS bersama Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Herri Zulkarnaen Hutajulu dan Ketua DPC Partai Demokrat Kab Batubara Wan Helmi membicarakan Partai Demokrat di warung kopi Limapuluh Kab Batubara, Sabtu (5/5/2018)

Asahan, Geosiar.com – Konsolidasi Partai Demokrat hingga tingkat ranting terus dilakukan.Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan bersama Plt Ketua DPP Partai Sumut Herri Zulkarnaen mengintruksikan mesin partai mulai tancap gas menghadapi pemilihan legislatip (Pileg) dan pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang.

“Kepada pengurus DPC, PAC dan Ranting saatnya menghidupkan mesin partai. Lakukan kordinasi saling mengisi dan saling mengisi. Kerjasama itu terus dilakukan hingga hari pencoblosan,” ujar Hinca IP Pandjaitan XIII didampingi Herri Zulkarnaen disuatu kesempatan warung kopi lima puluh Kab Batubara, Sabtu pagi (5/5/2018).

Pertemuan singkat dan penuh makna itu di hadapan Ketua DPC Partai Demokrat Wan Helmi didampingi Ketua PAC Kec Air Putih Leonardo Manurung dan Wakil Ketua PAC Air Putih Chandra Sembiring. Juga dikuti pengurus DPD Sumut uakni Borkat Hasibuan, Enda Mia Karolina Kaban. Hinca menyebut untuk memgelola partai bukan harus dikantor melainkan dimana saja.

Pada kesempatan itu dengan tegas Hinca menyampaikan kepada pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Batubara supaya mempersiapkan dewan saksi Partai Demokrat di seluruh TPS. Selain mempermanenkan dewan saksi, Hinca juga memerintahkan agar memiliki data bace jumlah pemilih.

“Pastikan jumlah dan siapa pengguna hak suara. Dewan saksi harus dipermanenkan dan dikontrol berkelanjutan. Kita harus menang di Batubara,” tegas Hinca Pandjaitan yang juga selaku anggota Komisi III DPR RI itu.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Batubara Wan Helmi mengatakan, pihaknya akan mempersiapkan 5105 orang dewan saksi. Iya nya pun mengaku akan tetap melakukan pembinaan sampai hari H dan tetap belajar strategi dari DPP dan DPD. (lamru))