Connect with us

Politik

Warga Nelayan Indah Keluhkan Air PDAM Tirtanadi dan Banjir Rob

Published

on

Medan, Geosiar.com – Ratusan Kepala Keluarga (KK) warga Nelayan Indah Kec Medan Labuhan keluhkan sulitnya mendapatkan air bersih sebagai kebutuhan sehari hari. Sama halnya dengan kondisi tanggul yang rusak mengakibatkan banjir rob setiap air laut pasang.

Keluhan itu disampaikan warga saat mengikuti reses I 2018 anggota DPRD Medan Ibnu Ubayd Dilla (PBB) di Kampung Nelayan, lingkungan 3 blok C Benteng, Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Minggu.(29/4/2018). Hadir saat pelaksanaan reses, tokoh masyarakat dan ratusan konstituen.

Salah satu warga yakni Firdaus menyampaikan, distribusi air yang dikelola Perusaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi sangat kotor dan aroma bau busuk. Untuk itu, Firdaus berharap anggota dewan dapat memfasilitasi pengadaan air bersih untuk kebutuhan sehari hari di kampung nelayan.

Keluhan yang sama juga disampaikan Yani terkait kondisi tanggul penahan air laut yang jebol. Akibatnya, tanggul yang seyogianya penghalang jika terjadi air pasang tidak berfungsi lagi. Akhirnya, perkampungan warga selalu dihantam banjir. Kondisi demikian tentu menggangu aktifitas warga sehari hari. Yani berharap pemerintah dapat memperbaiki benteng kembali.

Beda halnya yang disampaikan Aina warga blok C mengeluhkan bantuan dari pemerintah tidak pernah dapat. Pada hal menurut Aina, kondisi ekonominya sangat susah.

“Kami ekonomi susah, suami saya ke laut. Tapi saya tidak pernah mendapat beras miskin dan bantuan program keluarga harapan. Tolong lah pak kami bisa difasilitasi agar ikut menikmati bantuan itu,” harap Aina.

Begitu juga aspirasi yang disampaikan Elvi Aly terkait pengadaan tempat sampah. Elvi berharap DPRD Medan memfasilitasi pengadaan gerobak dan tong sampah di Kelurahan Nelayan Indah. Sehingga warga tidak membuang sampah sembarangan namun sudah menggunakan tempat yang tersedia.

Menyikapi aspirasi warga, anggota DPRD Medan Ibnu Ubayd Dillah tampak respon terkait keluhan warga. Ubay mengaku sebagai penyambung aspirasi warga akan menyampaikan kepada Pemko Medan. Ubay minta Pemko Medan segera mengakomodir keluhan warga untuk perbaikan.

“Saya akan membawa persoalan ini ke Pemko Medan guna mencari solusi. Melalui rapat paripurna DPRD Medan akan resmi saya sampaikan. Selanjutnya untuk saya tindaklanjuti kiranya dapat segera terealisasi,” ujar Ibnu Ibayd. (lamru)