Connect with us

Politik

Abd Rani: Laporkan Rumah Sakit Pulangkan Pasien BPJS Setelah 3 Hari

Published

on

Anggota DPRD Medan Abd Rani SH saat menggelar reses I 2018 di Jl Asrama -Jalan Prona, Gg Mesjid Lik 7 Kelurahan Cinta Damai Kec Medan Helvetia, Minggu (29/4/2018).

Medan, Geosiar.com – Warga Medan Helvetia beberkan pelayanan sejumlah rumah sakit yang membatasi waktu rawat inap hanya 3 hari bagi pasien BPJS Kesehatan. Pihak rumah sakit kerap menyuruh pulang pasien BPJS kendati belum sehat.

“Setelah dirawat dalam 3 hari, pasien disuruh pulang, padahal belum sembuh. Sudah bisa pulang, kalau kambuh silahkan datang lagi,” keluh warga Helvetia Herni Fauziah menceritakan perlakuan pihak rumah kepada pasien BPJS di acara reses I 2018 Anggota DPRD Medan Abd Rani SH di Jl Asrama -Jalan Prona, Gg Mesjid Lik 7 Kelurahan Cinta Damai Kec Medan Helvetia, Minggu (29/4/2018).

Terkait hal itu, Herni Fauziah mempertanyakan bagaimana sebenarnya peraturan pelayanan terjadap pasien BPJS. Karena dengan pembatasan seperti itu dipastikan pasien tidak akan nyaman. Untuk itu, Fauziah minta DPRD dan Pemko Medan dapat merespon keluhan warga untuk perbaikan pelayanan kesehatan.

Menyikapi hal itu, Dinas Kesehatan Kota Medan yang diwakili Dona mengatakan soal batasan perawatan 3 hari itu tidak benar dan hanya akal akalan pihak rumah sakit. Sekarang ini diharapkan hal tersebut menjadi pengawasan konsen Dinas Kesehatan dan BPJS. “Jangan mau disuruh pulang sebelum sembuh. Jika ada pihak rumah sakit yang menyuruh pulang laporkan ke Dinas dan BPJS, catat nama atau vidiokan, biar ditindak tegas,” saran Dona.

Sementara itu, tokoh masyarakat Abul Siregar, mengeluhkan kondisi buruknya infrastruktur di Kelurahan Cinta Damai. Seluruh badan jalan setapak di Lk 7 Kel Cintai Damai sudah puluhan tahun badan jalan tidak pernah diaspal.

Sehingga setiap hujan turun, badan jalan seperti laut dan meluber masuk rumah warga. Selain itu, akibat kondisi banjir, warga terganggu ke mesjid karena akses yang becek dan banjir. “Mohon pak Dewan keluhan warga disini menjadi perhatian serius sehingga kami nyaman menyambut Ramadhan ini,” pinta Siregar.

Menyikapi aspirasi warga terkait buruknya pelayanan rumah sakit kepada pasien BPJS. Anggota DPRD Medan Abdul Rani (Partai PPP) mendesak pihak Dinas Kesehatan dan BPJS supaya tegas menindak pihak rumah sakit yang melanggar ketentuan. “Masyarakat jangan mau dipulangkan sebelum sembuh. Jika ada rumah sakit atau klinik yang bertindak seperti itu segera laporkan,” ujar Abdul Rani.

Terkait jalan dan drainase yang rusak di lingkungan VII Kel Cinta Damai, Abdul Rani minta kepada Dinas PU Kota Medan supaya secepatnya memperbaiki. Apalagi menjelang Ramadhan perlu akses ke mesjid bagus. Dikatakan Rani, seluruh keluhan warga akan disampaikan ke Pemko Medan melalui rapat paripurna dan akan ditindaklanjuti agar segera terealisasi. (lamru)