Connect with us

Dunia

Jokowi Tekankan Pentingnya Keamanan Siber di KTT ASEAN

Published

on

Joko Widodo bersama para pemimpin ASEAN. (antaranews.com)

Geosiar.com, Singapura – Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap serangan siber di hadapan pemimpin dan kepala negara ASEAN yang hadir dalam KTT ASEAN ke-32 di Singapura.

Dilansir dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Jokowi menuturkan pada tahun 2025 pengguna internet ASEAN akan meningkat 3 kali lipat menjadi 600 juta.

“Pembelanjaan e-commerce diproyeksikan mencapai hampir USD 90 milyar dan total ekonomi berbasis internet akan mencapai USD 200 milyar,” ucap Jokowi, Sabtu (28/4/2018).

Jokowi mengatakan, peningkatan jual beli barang secara online itu harus diimbangi dengan pengawasan yang ketat. Meningat beberapa waktu yang lalu muncul insiden adanya penyalahgunaan data pribadi dari pengguna Facebook.

“Di ASEAN kita perlu memastikan kerangka kerja sama di bidang keamanan siber juga memuat pelindungan data pribadi. Untuk itu kerja sama siber merupakan keharusan,” ujarnya.

Jokowi juga sempat menyinggung soal Indonesia yang saat ini sedang mengembangkan Gerakan Menuju 100 Smart Cities di acara yang dihadiri perwakilan dari negara-negara ASEAN itu. Dia megatakan, smart city atau kota pintar tidak hanya berkutat pada pemanfaatan teknologi dan pembangunan fisik semata.

“Yang lebih penting adalah bagaimana kita dapat membangun pola pikir, sikap dan karakter masyarakat yang lebih baik,” lanjutnya.

Di samping itu, Jokowi juga mengundang seluruh kepala negara yang hadir untuk hadir dalam acara ASEAN Leaders’ gathering (ALg), pada tanggal 11 Oktober 2018 di Nusa Dua Bali, nanti. (yl)