Connect with us

Kesehatan

Jangan Biarkan Bibir Pecah-pecah Ganggu Penampilanmu, Ini Cara Mengatasinya

Published

on

ILUSTRASI: Bibir pecah-pecah (hallosehat.com)

Geosiar.com, Kesehatan – Mungkin Anda pernah atau sedang mengalami bibir pecah-pecah. Tentunya hal tersebut mengganggu penampilan Anda menjadi tak sempurna, akibatnya Anda merasa kurang percaya diri. Nah, Anda tak perlu risau untuk mengatasi bibir pecah-pecah, berikut ini beberapa tips atasi bibir pecah-pecah yang patut Anda coba!

Penyebab dan Gejalanya
Bibir memiliki kondisi unik dibandingkan dengan bagian kulit lainnya. Bagian ini tidak dibekali kelenjar minyak untuk menjaga kelembapan. Oleh karena itu, paparan sinar matahari saat musim kemarau atau rendahnya kelembapan udara bisa menjadikan bibir kering. Kondisi tersebut bisa makin memburuk jika kita tidak melakukan perawatan dengan baik terhadap bibir.

1. Kurangi kebiasaan menjilat bibir
Meski kadang bermaksud untuk membasahi bibir yang mengalami kekeringan, ternyata menjilati bibir justru memperburuknya. Cepatnya air liur menguap menyebabkan bibir mengalami kondisi lebih kering daripada sebelum dijilat. Jika menjilati bibir disebabkan pemakaian lips balm yang mengandung rasa, maka pemakaiannya sebaiknya dihindari.

2. Gunakan pelindung bibir
Memakai lips balm bertabir surya saat cuaca kering dan dingin membuat bibir mendapat perlindungan optimal dari pengaruh cuaca. Semakin sering beraktivitas di luar ruangan, semakin sering pula kebutuhan menggunakan pelindung bibir.

3. Hindari pemicu alergi
Sebisa mungkin hindari kontak langsung dengan bahan-bahan yang bisa memicu alergi. Sebagian orang rentan alergi terhadap produk parfum, pewarna, kosmetik, atau produk perawatan kulit.

4. Jaga tingkat hidrasi
Untuk menjaga kelembapan pada bibir, minumlah air putih yang banyak agar tubuh termasuk bibir tetap terhidrasi. Jika perlu, pasanglah pelembap udara di ruangan agar kelembapannya tetap terjaga.

5. Bernapas melalui hidung
Beberapa orang mungkin lebih suka bernapas memakai mulut daripada hidung mereka. Kebiasaan bernapas dengan mulut ini sebaiknya dihindari karena dapat memperburuk kondisi bibir pecah-pecah.

6. Batasi makanan pedas dan asam
Beberapa makanan yang memiliki rasa pedas dan asam berlebih sebaiknya dikurangi karena bisa menimbulkan iritasi pada bibir. Jika sudah mengalami bibir pecah-pecah, tidak mengonsumsi makanan pedas dan asam akan membantu mempercepat proses penyembuhan.

7. Hindari pemakaian obat-obatan tertentu
Beberapa obat mungkin menimbulkan efek samping berupa bibir pecah-pecah. Obat-obatan yang digunakan untuk mengobati depresi, cemas berlebih, alergi, rasa nyeri, jerawat, dan masalah penapasan bisa menyebabkan bibir pecah-pecah. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui dengan pasti hal tersebut. Jika sangat mengganggu, Anda bisa mempertimbangkan alternatif obat lain.

Meski bibir pecah-pecah dapat sembuh dengan sendirinya, namun pada beberapa orang hal tersebut bisa berubah menjadi kian parah. Jika sudah parah, maka bibir pecah-pecah bisa berubah menjadi cheilitis atau peradangan pada bagian permukaan bibir. Tanda spesifik dari cheilitis adalah munculnya pecah-pecah di sudut bibir dan bisa disertai oleh infeksi. Jika bibir pecah-pecah sudah menjadi cheilitis atau peradangan di bibir dan susah disembuhkan, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter. (alodokter)