Connect with us

Nasional

JK: Dibanding China, AS Tetap Lebih Maju

Published

on

Wakil Presiden Jusuf Kalla. (infoteratas.com)

Geosiar.com, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menuturkan indikator majunya suatu negara bisa dilihat dari kemajuan ekonominya. Menurut JK, inovasi merupakan hal penting dalam kemajuan tersebut.

“Kemajuan negara tentu harus diukur juga dari kemajuan ekonominya. Walaupun banyak negara, Jepang, China, Eropa, maju dalam manufaktur, ekonomi dunia, negara yang paling maju tetap Amerika, karena modalnya adalah inovasi yang lebih baik,” kata JK dalam acara peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia di Istana Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2018).

“Oleh sebab itu, barang-barang itu Anda beli, iPad, tentu tertulis design in California, made in China. Jadi tetap saja yang mendesain, yang nomor satu, inovasinya nomor satu, manufacturing-nya nomor dua,” tambahnya.

JK pun berharap bisa memajukan Indonesia dengan mulai memperbanyak inovasi. JK juga ingin meningkatkan peran wanita dalam hal inovasi ini.

“Karena itulah, bagaimana kita semua memajukan suatu bangsa, apabila bangsa itu mempunyai inovasi dan kreativitas. Peringatan hari ini dengan tema umum bagaimana peranan wanita meningkat dalam inovasi. Sejak dulu tentu wanita punya banyak inovasi,” ujar JK.

“Namun tentu tetap didorong di lain pihak tema nasional kita ialah bagaimana generasi muda. Jadi, kalau kita gabungkan, artinya ialah bagaimana wanita dan generasi muda tetap menjalankan, meningkatkan, inovasi-inovasi,” jelasnya.

JK juga menyampaikan kemajuan tak selalu dilihat di bidang IT. Apabila ada perdagangan online, tetap saja harus ada barang yang diperjualbelikan.

“Terkadang orang berpikir sempit. Seakan-akan kemajuan itu inovasi itu hanya di bidang IT. Apa pun kita upayakan di IT. Apa pun kemajuan e-commerce, tetap yang diperdagangkan adalah barang, tentu lebih baik, cepat, dan murah,” papar JK. (yl)