Connect with us

Nasional

Sekjen Golkar: Kasus Setya Novanto Merupakan Pukulan Keras

Published

on

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewijk F. Paulus. (Bisnisnews.id)

Geosiar.com, Jakarta – Lodewijk F. Paulus, selaku sekretaris Jenderal Partai Golkar, menghormati keputusan pengadilan yang memvonis mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto 15 tahun bui. Kasus itu dianggap menjadi pembelajaran pada kader Partai Golkar lainnya.

“Sebagai kader saya sangat menyesalkan masalah itu terjadi. Dan itu menjadi pembelajaran buat kader Golkar saat ini. Mari kita bersepakat berikhtiar untuk menghindari hal-hal itu,” kata Lodewijk di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (25/4/ 2018).

Dia mengaku tagline Golkar bersih, bangkit, maju, dan menang, di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto. Sehingga, kata-kata bersih ini yang harus menjadi karakter bagi setiap individu dan kader Partai Golkar untuk berkiprah di dunia politik.

“Ini merupakan suatu pukulan yang sangat keras. Tetapi, itu lah menjadi pembelajaran buat kita. Mudah-mudahan dengan adanya kejadian ini memberikan hikmah buat kita yang masih berlanjut di karier politik ini,” kata Lodewijk.

Walau begitu,ia berharap, keluarga Novanto bisa tabah dan menerima putusan tersebut. Kalau masih ada upaya hukum yang lain, maka ia juga akan menghormati putusan pengadilan.

“Dan, kami menghormati juga langkah-langkah hukum yang akan diambil Pak Setnov untuk menyelesaikan atau menuntaskan perkara yang dihadapi,” kata Lodewijk.

Sebelumnya, Hakim memvonis mantan ketua DPR Setya Novanto itu dengan hukuman 15 tahun penjara dan pidana denda Rp 500 juta di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (24/4/2018) silam.

Novanto dinilai terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana korupsi. (yl)