Connect with us

Dunia

Sekjen PBB Kecam Serangan Saudi ke Pesta Pernikahan di Yaman

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, New York – Sebuah acara pesta pernikahan di Yaman menjadi target serangan udara Saudi pada Minggu (22/4/2018) waktu setempat. Jet-jet tempur Saudi juga dilaporkan menggempur ambulans-ambulans yang membawa para korban ke rumah sakit setempat.

Antonio Guterres, selaku Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengutuk serangan udara Arab Saudi itu. Serangan di provinsi Hajjah itu menewaskan hampir 50 orang dan melukai 55 orang lainnya.

“Sekjen mengingatkan semua pihak akan kewajiban mereka di bawah hukum kemanusiaan internasional mengenai perlindungan warga sipil dan infrastruktur sipil selama konflik bersenjata. Dia menyerukan penyelidikan segera, efektif dan transparan,” ujar juru bicara PBB, Stephane Dujarric dalam statemen seperti dilansir media Press TV, Selasa (24/4/2018).

Belum ada respons dari otoritas Saudi mengenai serangan udara yang menelan korban jiwa warga sipil tersebut.

Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qassemi juga mengecam serangan tersebut dan mengatakan hal itu merupakan langkah keji dan tak manusiawi dari Saudi.

“Meningkatnya bombardir di kawasan-kawasan permukiman merupakan tanda frustrasi dan kegagalan mereka yang menyerang Yaman,” ucapnya sambil menyatakan belasungkawa kepada keluarga-keluarga para korban.

Saudi melancarkan serangan-serangan udara di Yaman yang bertujuan untuk memerangi para pemberontak Houthi. Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Yaman menyatakan dalam sebuah statemen yang dirilis pada 25 Maret lalu, bahwa agresi militer Saudi tersebut telah menewaskan dan melukai sekitar 600 ribu warga sipil sejak Maret 2015. (yl)