Connect with us

Selebritis

Tak Takut Dipenjara, Ahmad Dhani: Hampir Semua Habib di Indonesia Doakan Saya

Published

on

Ahmad Dhani jalani sidang kedua mengenakan blankon khas jawa. (kompas.com)

Geosiar.com, Jakarta – Ahmad Dhani kembali hadir pada sidang kedua di Pengadilan Nageri Jakarta Selatan, pada Senin (23/4/2018) dengan agenda pengajuan eksepsi.

Pentolan grup musik Dewa 19 ini terlihat hadir dengan mengenakan setelan jas lengkap dengan dasi serta blangkon di kepalanya. Sesaat sebelum memasuki ruang sidang, Dhani sempat mengatakan bahwa ia secara penuh menyerahkan kasus yang membelitnya tersebut pada kuasa hukumnya, Hendarsam Marantoko.

Dhani mengaku tidak bersalah. Apalagi ia juga mengatakan mendapat dukungan penuh dari para habib di seluruh Indonesia.

“Modal utama saya adalah didoakan oleh habib seluruh Indonesia. Hampir semua habib, 99% di Indonesia doakan saya,” ungkap Dhani percaya diri.

Di samping itu Dhani juga terlihat tampil percaya diri meski terancam hukuman enam tahun penjara dan denda  Rp 1 miliar. Menurutnya, cuitan soal penista agama tersebut tidak ia tujukan kepada satu orang tertentu.

“Saya tidak mengatakan dia sebagai penista agama Islam. Penista agama itu adalah kriminal kalau ada yang membela, itu artinya dia bajingan. Lagipula ada undang-undang yang mengatakan bahwa masyarakat punya kebebasan berpendapat, dan tweet itu adalah pendapat saya,” kata Dhani.

Bahkan pelantun ‘Kangen’ ini juga mengatakan tidak pernah merendahkan agama maupun etnis orang lain.

“Malah saya dekat dengan orang-orang dari berbagai agama dan suku, karena saya tidak pernah satu kali pun yang merendahkan suku tertentu atau agama tertentu,” tambahnya.

Selama persidangan berlangsung, Hendarsam selaku kuasa hukum Dhani membantah semua dakwaan yang disangkakan pada kliennya dan memberikan 4 poin yang harus ditinjau ulang. Menurutnya, jaksa kurang cermat dalam meninjau kasus Dhani yang dilaporkan oleh ketua Cyber Indonesia, Jack Lapian.

Dhani juga mengatakan bahwa selama ini, dirinya tak pernah men-tweet hal-hal berbau SARA ataupun ujaran kebencian.

“Kalau boleh ada pemeriksaan lagi, dari 2010 sampai saat ini tidak ada yang merendahkan, tidak menghina merendahkan saja tidak pernah. Itu saya yang ingin saya sampaikan terima kasih,” kata Dhani.

Sosok Fadli Zon terlihat hadir untuk mengikuti sidang dari mantan suami Maia Estianty tersebut. Fadli mengaku amat tertarik untuk mengikuti kasus yang menjerat sahabatnya tersebut.

“Cuitan Mas Dhani tidak merendahkan siapa pun. Tapi kita hormati proses hukum. Harusnya minggu lalu saya juga datang tapi tidak bisa karena satu dan lain hal. Menurut saya ini kasus yang menarik, pertaruhan bagi demokrasi kita,” tutur Fadli Zon. (yl)