Connect with us

Dunia

Jendela Pesawat India Lepas karena Turbulensi, 3 Orang Luka

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, New Delhi – Seperti dilansir media lokal India, The Times of India dan NDTV pada Senin (23/4/2018), sebuah pesawat penumpang milik maskapai Air India mengalami turbulensi hebat saat mengudara ke New Delhi. Salah satu panel jendela di dalam kabin terlepas dan tiga penumpang luka-luka.

Kejadian ini menimpa sebuah pesawat jenis Boeing 787 Dreamliner milik Air India (AI) yang terbang untuk rute domestik, dari Amritsar menuju New Delhi, pada Kamis (19/4/2018) lalu.

Dikatakan sejumlah sumber yang memahami insiden ini bahwa pesawat Air India ini mengalami turbulensi sangat parah selama 10-15 menit saat mengudara di ketinggian 8 ribu kaki hingga 21 ribu kaki. Pihak Air India belum bersedia memberikan komentar atas insiden ini.

“Saat turbulensi menimpa pesawat AI 462, kepala salah satu penumpang, yang mungkin tidak memasang sabuk pengaman dengan benar, terbentur kabin di atas kepala karena guncangan. Orang itu mengalami luka-luka. Dua orang lainnya mengalami luka ringan. Bagian dalam panel jendela (18-A) terlepas. Bagian luar jendela tidak rusak dan tidak terjadi pengurangan tekanan. Para penumpang tentu saja ketakutan,” sebut sumber yang memahami insiden ini.

Sejumlah masker oksigen di atas kursi penumpang terjatuh saat turbulensi terjadi. Salah satu bagian penutup kabin di atas kursi penumpang dilaporkan retak. Penyebab turbulensi parah ini masih diselidiki oleh pihak maskapai dan otoritas penerbangan setempat.

“Ini merupakan turbulensi level tinggi yang tidak biasa, AI dan Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (DGCA) masih menyelidikinya,” ucap seorang pejabat senior maskapai Air India, yang enggan disebut namanya.

Setelah pesawat mendarat dengan selamat di New Delhi, tiga penumpang yang luka-luka dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

“Tim darurat kami dan para malaikat merawat tiga penumpang yang luka-luka, yang telah dilarikan ke rumah sakit usai mendarat di Delhi,” kata pejabat senior Air India Itu.

“Penumpang yang kepalanya terbentur bagasi di atas kepala, mendapat jahtan. Dua penumpang lainnya mengalami luka-luka ringan. Mereka semua baik-baik saja dan melanjutkan perjalanan dengan penerbangan penghubung setelah mendapat bantuan pertama. Penumpang yang mendapat jahitan menyatakan dirinya baik-baik saja dan para dokter menyatakan dia bisa bepergian,” imbuhnya.

Kejadian Air India ini mengingatkan pada insiden serupa yang menimpa Singapore Airlines pada Oktober 2014. Sedikitnya 22 penumpang dan awak mengalami luka-luka. Kala itu pesawat jenis Airbus A-380 mengalami turbulensi ketika pesawat hendak mendarat di Mumbai. (yl)