Connect with us

Sumut

Reses Adlyn Tambunan, Pemko dan Warga Diminta Peduli Kebersihan

Published

on

Anggota DPRD Medan Adlin Tambunan saat menggelar Reses I Tahun 2018 di Jalan Rebab, Kecamatan Medan Baru, Sabtu (21/4/2018).

Medan, Geosiar.com – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Golkar, H. Adlin Umar Yusri Tambunan ST, mengimbau dan mengajak warga Kecamatan Medan Baru agar peduli soal kebersihan lingkungan. Kota Medan sebagai idaman “Rumah Kita” yang bersih, asri dan sehat dapat terwujud.

“Soal kebersihan, bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah semata, tetapi menjadi tanggungjawab kita semua. Kalau tidak kita yang peduli terhadap lingkungan ataupun wilayah kita, siapa lagi,” ungkap Adlin pada Reses I tahun 2018 yang dilaksanakannya di Jalan Rebab, Kecamatan Medan Baru, Sabtu (21/4/2018).

Menurut Sekretaris Fraksi Partai Golkar ini, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam pembangunan di Kota Medan, baik pembangunan fisik maupun pembangunan sosial kemasyarakatan. Salah satu bentuk pembangunan sosial kemasyarakat itu, sebut Adlin, dengan tetap menjaga kebersihan.

“Salah satu bentuk dukungan itu, minimal kita jaga lingkungan rumah tangga kita agar tetap bersih dari sampah. Kalau rumah kita sudah bersih, otomatis lingkungan kita juga akan bersih, asri dan sehat,” katanya.

Apalagi, kata Adlin, persoalan kebersihan ini telah diperkuat dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No. 6 tahun 2015 tentang pengelolahan persampahan. “Dalam Perda itu ada sanksi pidananya. Makanya, mari kita jadikan masalah kebersihan menjadi budaya bagi kita di Medan Baru ini,” ajaknya.

Selain itu, Adlin, juga meminta para dokter di rumah sakit yang menjadi provider BPJS kesehatan, agar benar-benar menangani perawatan pasien BPJS dengan baik dan serius. Sebab, katanya, dalam peraturan BPJS pasien harus benar-benar dinyatakan sehat, baru diperbolehkan pulang.

“Bila perlu, dokter itu standby di rumah sakit itu, sehingga pasien dapat tertangani dengan baik dan maksimal. Jadi, tidak ada beda antara pasien BPJS dengan tidak, mereka tetap harus mendapatkan pelayanan kesehatan maksimal,” katanya.

Terkait dengan LPJU, Adlin, mengaku tetap menjadi perhatian pihaknya. Sebab, keberadaan LJPU sangat penting guna menekan angka kriminaltias. “Semua yang menjadi aspirasi masyarakat akan kami sampaikan nantinya ke Pemko Medan dalam rapat paripurna DPRD, untuk dijadikan program pembangunan,” katanya.

Sementara Sekcam Medan Baru, Herri I Tarigan, dalam sambutannya mengatakan kehadiran anggota DPRD Kota Medan melaksanakan Reses di Medan Baru merupakan bukti kepedulian untuk pembangunan Kota Medan, khususnya di Medan Baru. “Pembangunan itu bukan hanya fisik, tetapi juga pembangunan sosial kemasyarakatan. Jadi, Bapak-Ibu silahkan sampaikan aspirasinya, karena Reses ini memang sarana untuk menampung aspirasi masyarakat oleh anggota DPRD,” katanya.

Sebelumnya, Amru Lubis, warga Lingkungan III Darat, meminta Pemko Medan melalui dinas terkait untuk melakukan kebersihan drainase, khususnya di sepanjang parit busuk. Sebab, katanya, aliran parit busuk sudah tinggi akibat banyaknya sampah. “Memang, masalah kebersihan ini menjadi PR bagi kita semua. Makanya, melalui forum ini saya mengajak agar kita semua cinta kebersihan. Langkah awal, kita kumpulkan sampah di rumah kita masing-masing, jangan dibuang ke parit maupun sungai,” pintanya.

Selain itu, Amru, juga meminta Pemko Medan untuk menghidupkan LPJU di wilayah Medan Baru. Sebab, beberapa LPJU,s eperti di Jalan Gajah Mada, Jalan Abdullah Lubis dan Jalan Iskandar Muda banyak mati dan tidak berfungsi. “Ini termasuk inti kota. Kalau kondisinya gelap akan mengundang tindak kejahatan,” ujarnya.

Sementara, Lita Tarigan, Kepling III Petisah Hulu, meminta agar dilakukan pengorekan drainase, sebab Jalan Iskandar Muda hingga Jalan Syailendra sering tergenang air jika hujan. Sedangkan, Armen, Kepling 11 mempertanyakan prosedur pengurusan BPJS Kesehatan gratis, sebab banyak warga tidak mampu belum mempunyai BPJS. (lamru)