Connect with us

Daerah

Tak Ingin Anakknya Ikut Dibully, Kentut Ganti Nama ke Pengadilan

Published

on

Pak Kentut saat berjualan mie ayam. (detakriaunews.com)

Geosiar.com, Tangerang – Sejak kecil, Kentut sering diolok-olok karena namanya. Walaupun orang tuanya tak bermaksud buruk memberikan nama tersebut, Kentut merasa perlu mengganti namanya. Kentut mengaku tak ingin namanya membuat ketiga anaknya dibully oleh teman-teman mereka.

“Saya punya 3 anak, takut saya anak saya kalau tahu nama bapaknya kan gimana. Makanya mohon ke pengadilan,” ucap Kentut kepada saat ditemui di tempatnya berdagang mie ayam, di Jalan Pepabri Raya, Tangerang, Jumat (20/4/2018).

“Supaya nanti gak jadi bahan ejekan lagi. Enggak kayak bapaknya dulu. Apalagi saya punya anak cewek, cewekkan sensitif. Saya (pribadi sudah) anggap (ejekan) sudah biasa. Saya menghadapinya biasa sajalah, nyantai karena sudah terbiasa kayak gitu,” kata Kentut.

Kentut menjelaskan saat ini proses pergantian nama dirinya sudah masuk ke dalam tahap putusan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang. Kentut memilih nama ‘Ihsan Hadi’ sebagai nama barunya. Nama itu merupakan usulan dari guru ngajinya di Solo, Jawa Tengah.

“Sudah masuk 1 bulan lalu. Hari Senin (23/4/2018) sudah putusan, mudah-mudahan dikabulkan. Artinya Ihsan itu bagus. Hadi artinya petunjuk. Petunjuk yang bagus,” tutup Kentut.

Kedua orang tua Kentut sehari-hari bekerja sebagai petani di Solo, Jawa Tengah. Kentut menduga keterbatasan pengetahuan orang tuanya menjadi penyebab nama ‘Kentut’ disematkan.

Saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), Kentut mengaku nyaris setiap hari mendapat ejekan dari teman-temannya. Beberapa kali Kentut melihat gurunya justru ikut tersenyum mendengar olokan teman-temannya itu.

Tidak tahan dengan olok-olokan dari temannya setiap hari, Kentut pun akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan sekolah lagi. (yl)