Connect with us

Advertorial

Komisi C DPRD Medan Peduli Pengembangan Kebun Binatang Medan

Published

on

Rombongan Komisi C DPRD Medan dibawah pimpinan Ketua Komisi Hendra DS foto bersama dengan Dirut PD Pembangunan Putrama Alkhairi bersama petugas Kebun Binatang Medan beberapa waktu lalu di KBM Medan

Geosiar.com, Medan – Kebun Binatang Medan (KBM) atau Medan Zoo yang saat ini dikelola Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan milik Pemko Medan ini tetap saja memprihatinkan. Bahkan, kondisi saat ini lebih tepat disebut kandang binatang.

Untuk mewujudkan kebun binatang Medan sebagai taman wisata rekreasi, tempat edukasi dan lembaga konservasi masih jauh dari harapan.

Mengetahui kondisi itu, komisi C DPRD Medan dibawah kepemimpinan Hendra DS berkunjung ke Kebun Binatang di Kelurahan Kwala Bekala Kec Medan Johor, Maret lalu.

Tujuannya melihat kondisi sebenarnya dan hal hal apa yang harus dilakukan untuk pengembangan. Sehingga, keberadaan kebun binatang, selain sarana tempat hiburan juga dapat menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemko Medan.

Ketua Komisi C DPRD Medan, Hendra, DS sedang Memeriksa Kandang Satwa yang Ada di Medan Zoo

Dalam kunjungan yang dipimpin Ketua Komisi C, Hendra DS itu serta anggota Komisi C lainnya yakni Kuat Surbakti dan Zulkifli Lubis diterima Dirut PD Pasar Drs Putrama Alkhairi. Disebutkan Putrama setidaknya butuh bantuan alokasi anggaran sebesar Rp 10 Miliar untuk bisa menjadikan KBM seperti objek wisata Raguanan Jakarta atau Kebun Binatang Surabaya.

Menurutnya, dengan bantuan anggaran tersebut pihaknya telah menyiapkan konsep terhadap taman marga satwa/kebun binatang (Medan Zoo) sebagai kawasan terpadu. Selain itu, akan membuat restoran terapung di kolam yang tersedia.

Rombongan Komisi C DPRD Medan bersama-sama memeriksa Kandang Satwa yang ada di Medan Zoo

Artinya, melalui pembangunan kawasan terpadu di areal kebun binatang tersebut, masyarakat yang berkunjung tidak hanya ditawarkan lokasi hiburan, namun juga tempat bersantai sekaligus melihat beraneka ragam hewan atau binatang di dalamnya areal seluas 30 hektar tersebut.

“Dengan kontur lahan yang kami miliki ini, diharapkan bisa menjadi daya tarik bagi pihak ketiga untuk terlibat dalam mewujudkan lokasi ideal dari kawasan terpadu itu,” katanya.

Menyahuti itu, Ketua Komisi C DPRD Medan, Hendra DS mendukung Pemko Medan untuk melakukan penyertaan modal ke PD Pembangunan khususnya dalam upaya menjadikan Medan Zoo sebagai objek wisata di Medan.

Ket Foto: Foto depan, dari kiri ke kanan, Ketua Komisi C DPRD Medan Hendra DS, sekretaris komisi Zulkifli Lubis, Dirut PD Pembangunan Putrama Alkhairi bersama rombongan saat meninjau Kebun Binatang Medan (KBM) baru baru ini. (Foto: Lambok Manurung).

Komisi C DPRD Medan sepakat mendorong Pemko Medan untuk melakukan penyertaan modal ke PD Pembangunan. Bahkan, Hendra juga menyarankan agar PD Pembangunan melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan lewat kerjasama wisata edukasi.

“Diharapkan dengan memperbanyak promosi ke instansi terkait dan dunia pendidikan. Sehingga pihak sekolah dan Dinas Pendidikan dapat mendukung sosialisasi sekaligus menambah pengetahuan bagi pihak sekolah,” katanya.

Sama halnya dengan anggota Komisi C Kuat Surbakti mengatakan, pihak PD Pembangunan harus melakukan kajian dan memiliki strategi khusus dalam membenahi kebun binatang ini. Sehingga dapat menarik minat pengunjung.
Bertambahnya jumlah pengunjung dipastikan akan menambah penerimaan dari penghasilan.

Untuk itu kata Kuat, manajamen PD Pembangunan harus menjajaki kerjasama dengan pihak investor dan juga penyertaan modal. Sehingga wahana permainan dan fasilitas pendukung dapat tersedia.

Selain itu, perlu dilakukan kegiatan event berupa perlombaan khususnya hari raya dan hari-hari libur.

Bukan itu saja lanjut Kuat, dalam rangka peningkatan jumlah pengunjung dapat juga didirikan rumah souvenir oleh- oleh khas UKM Kota Medan. Bahkan dapat menambah koleksi miniature binatang, serta mendirikan pusat jajanan dan selera (pujasera).

Anggota DPRD Medan Beston Sinaga mendesak Pemko Medan agar serius menyikapi kondisi PD Pembangunan yang selalu “ngos-ngosan” soal pengembangan mengelola Kebun Binatang Medan (KBM) lebih baik.

Pemko Medan diminta berani memberikan penyertaan modal besar guna memajukan sarana rekreasi dan konservasi itu.

Rombongan Komisi C DPRD Kota Medan Sejenak Berdiskusi untuk Memajukan Medan Zoo sebelum meninjau kandang-kandang Satwa lain

“Sejak tahun 2015 hingga saat ini kondisi KBM tetap merugi. Apa tidak ada niat Pemko memajukannya. Kalau tidak ada upaya Pemko Medan memajukannya, bagus dijual aja,” cetus Beston Sinaga saat rapat panitia khusus (pansus) pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban LKPj Walikota Medan akhir tahun anggaran 2017 di ruang banggar gedung DPRD Medan, Senin (16/4/2018).

Dikatakan Beston, Pemko Medan tidak bagus jika mempertahankan bebun binatang tapi tidak melakukan pembenahan. Seharusnya, Pemko Medan harus berani membantu anggaran Rp 200 miliar ke kebun binatang namun berikutnya menerima hasil lebih besar.

“Kalau tidak iya terus merugi,” ujar Beston.

Sementara itu, anggota pansus LKPj lainnya Zulkarnaien Yusuf Nasution mempertanyakan Dirut PD Pembangunan Pemko Medan Putrama Alkhairi terkait upaya memajukan PD Pembangunan khususnya KBM.

“Sampai kapan kebun binatang bisa menghasilkan. Apa jalan keluar supaya perusahaan itu dapat menghasilkan,” sambung Zulkarnaen.

Sebelumnya, Direktur utama PD Pembangunan Ir Putrama Alkhairi memaparkan, sampai saat ini pihaknya hanya bisa mengurangi utang PD Pembangunan pada Tahun 2016 utang PD Pembangunan sebesar Rp 2,9 miliar. Namun, pada Tahun 2017 sudah berkurang yakni tinggal Rp 2,5 miliar.

Dikatakan Putrama, pihaknya tetap melakukan upaya produktif. Untuk kebun binatang, pihaknya melakukan kerjasama dengan kebun binatang lain soal pertukaran binatang harimau. Selain itu kata Putrama tetap melakukan kerjasama pihak ketiga untuk sponsor.

Saat ini butuh pembangunan kandang binatang.

Ditambahkan, untuk saat ini, dalam pengelolaan kebun binatang Medan memerlukan penyertaan modal sebesar
Rp 10 Miliar. Sedangkan untuk perbaikan infrastruktur seperti jalan setapak dan lainnya, Putrama tetap berharap bantuan dari SKPD jajaran Pemko Medan. (lm)

  • Rombongan Komisi C DPRD Medan bersama-sama memeriksa Kandang Satwa yang ada di Medan Zoo

  • Ket Foto: Foto depan, dari kiri ke kanan, Ketua Komisi C DPRD Medan Hendra DS, sekretaris komisi Zulkifli Lubis, Dirut PD Pembangunan Putrama Alkhairi bersama rombongan saat meninjau Kebun Binatang Medan (KBM) baru baru ini. (Foto: Lambok Manurung).