Connect with us

Daerah

Dua PSK Online Aceh Dicambuk di Depan Masjid

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Banda Aceh – Dua Pekerja Seks Komersial (PSK) online Banda Aceh dieksekusi dengan cara dicambuk masing-masing sebanyak 11 kali di depan masjid.

Eksekusi cambuk dua PSK berinisial NA (22) dan M (23) dilakukan di halaman Masjid Jami Lueng Bata, Banda Aceh, sekitar pukul 11.00 WIB pada Jumat (20/4/2018). Algojo mencambuk M yang menjadi terpidana pertama. M dicambuk dalam posisi duduk. Rotan yang diayun algojo mendarat di punggung M sesuai hitungan jaksa.

Terdengar beberapa kali teriakan dari penonton. Telihat beberapa warga merekam eksekusi dengan menggunakan telepon genggam. Mereka berdiri di depan panggung yang dipisah pagar.

Setelah mengeksekusi M, NA dihadirkan menghadap algojo. Eksekusi terhadapnya sempat terhenti pada hitungan kelima karena NA mengangkat tangan ke atas tanda menyerah. Namun setelah diberi air mineral, eksekusi dilanjutkan hingga hitungan ke-11.

Awalnya, kedua PSK itu ditangkap polisi pada 22 Oktober 2017 lalu sekitar pukul 00.30 WIB disebuah hotel berbintang di Banda Aceh. Mereka terciduk setelah berkomunikasi dengan Polresta Banda Aceh yang menyamar sebagai pelanggan.

Selain dua PSK itu, tiga pasangan ikhtilat (bercumbu) juga dicambuk hari ini. Keenam terpidana ikhtilat yaitu PA sebanyak 22 kali, RM asal Jeulingke sebanyak 22 kali, YA sebanyak 12 kali, RA sebanyak 12 kali, ZH dicambuk 17 kali, dan EM sebayak 17 kali.

“Cambuk kita adakan di depan masjid sesuai qanun. Kita bukan melanggar Peraturan Gubernur (Pergub) tapi yang kita laksanakan hari ini sesuai teknik dan aturan yang ada dalam qanun,” kata Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin kepada wartawan. (yl)