Connect with us

Lifestyle

Mengajak Calon Bayi Bicara Menjadi Peran Penting Untuk Ayah

Published

on

Ilustrasi (Vemale.com)

Geosiar.com, Berita Lifestyle – Suara sekitar dapat memengaruhi bayi dalam proses tumbuh kembang sejak dalam kandungan sampai ketika lahir nanti. Itu sebabnya, mengajak bayi berbicara sepanjang dalam kandungan sangat penting bagi masa kehamilan.

Tidak hanya ibu yang dapat berkomunikasi dengan anaknya di kandungan, tapi ayah juga penting untuk terus mengajak sang calon bayi berkomunukasi.

Dilansir dari Hellosehat.com, penelitian yang dilakukan ileh University of Maryland Medical Center menyatakan bahwa bayi sudah dapat mendengar suara dari lingkungan luar sejak usia kehamilan 19-21 minggu. Namun beberapa bayi tertentu akan bisa menganggapi suara pada awal minggu ke-24.

Ada juga sebuah penelitian yang mengatakan bahwa bayi prematur menunjukkan bahwa mereka lebih fokus terhadap suara bernada rendah yang dimiliki sang ayah.

Menurut kebanyakan orang, peran ayah tidak terlalu penting bagi kesehatan janin. Padahal ahli kesehatan di seluruh dunia menyebutkan bahwa sang ayah penting juga untuk terus proaktif menjaga tubuh kembang bayi selama dalam kandungan. Saat ini sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa peran ayah mengajak bicara bayi ternyata memiliki pengaruh besar untuk perkembangan calon buah hatinya.

Berbicara dengan bayi saat masih dalam kandungan membantu untuk membangun ikatan yang langgeng antara ayah dan sang calon bayi. Studi membuktikan bahwa suara yang ia dengar akan menenangkannya.

Seorang ayah bisa mengajak berbicara calon bayi mengenai hari-hari yang ia lalui, apa yang sedang ia kerjakan, atau memberi tahu sang bayi tentang hobby ayah. Walaupun bayi tidak terlalu mengerti dengan apa yang dikatakan, hal ini bisa membantu agar merasa lebih dekat dengan suara sang ayah.

Ayah juga bisa memperdengarkan musik dan mambacakan cerita kepada sang calon bayi. Semakin cepat orangtua memandu calon anak ke hal-hal yang baik, maka semakin baik pula informasi tersebut menempel dipikirannya hingga tua. (Tees)