Connect with us

Sumut

ISKA Dukung Program Pelatihan Pengembangan Diri OMK dan KMK

Published

on

Ketua ISKA Sumut Drs. Hendrik Halomoan Sitompul MM, saat memberi motivasi kepada pemuda organisasi OMK dan KMK, pada Selasa (17/4/2018). (dok.redaksi)

Geosiar.com, Medan – Ketua Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) Sumatera Utara (Sumut) Drs Hendrik Halomoan Sitompul MM, menyambut baik kedatangan dua organisasi yang tergabung dalam perkumpulan muda/i Katolik, yaitu Orang Muda Katolik (OMK) dan Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) di Gedung Catholic Center, Jalan Mataram No.21, Petisah Hulu, Medan Baru pada Selasa (17/4/2018) pukul 15.00 WIB.

Turut mendampingi komunitas OMK dan KMK, Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Agung Medan (KAM) Pastor Alex Silaen.

Hendrik menyampaikan ISKA merupakan  wadah yang tepat bagi awam Katolik yang mempunyai visi dan misi di bidang sosial politik dan kemasyarakatan. Di samping itu ISKA juga terbuka dalam menerima aspirasi perkumpulan muda/i Katolik seperti OMK dan KMK yang ada di Medan.

“ISKA sangat terbuka serta mendukung kaum muda Katolik dalam berkarya. Jadi berkaryalah selagi muda serta jangan mudah menyerah, karena kaum muda adalah harapan gereja dan bangsa,” kata Hendrik yang juga merupakan anggota DPRD kota Medan fraksi Partai Demokart itu.

Dalam kesempatan itu, Hendrik mempersilahkan para anggota diskusi untuk menyampaikan aspirasi atau pendapat mereka. Salah satu perwakilan KMK dari Universitas Prima Indonesia (UNPRI) menyampaikan keluhannya bahwa saat ini semakin sedikit mahasiswa yang mau ditunjuk sebagai pemimpin.

“Sekarang ini semakin banyak mahasiswa Katolik yang enggan menawarkan diri sebagai Badan Pengurus Harian (BPH) di dalam organisasi. Bahkan satu persatu dari mereka mundur secara perlahan. Kami ingin agar ISKA bisa memfasilitasi untuk mengadakan pelatihan kepemimpinan atau leadership,” jelas perwakilan KMK UNPRI itu.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh perwakilan KMK dari Nommensen yang menyatakan bahwa para anggota yang tergabung dalam organisasi masih memiliki pengetahuan yang minim mengenai agama Katolik.

“Kami juga merasakan hal serupa. Bahwa jiwa kepemimpinan kami, seperti keberanian berbicara di depan umum, masih sedikit. Bahkan beberapa anggota masih memiliki pengetahuan yang dangkal seputar Katolik,” ungkapnya.

Pernyataan kedua mahasiswa tersebut ditanggapi langsung oleh Ketua ISKA Sumut. Hendrik mengatakan ISKA memiliki pengurus yang berkecimpung di dunia Pengembangan Karakter dan Public Speaking, yaitu Mr. Tin, yang akan membantu para mahasiswa dalam meningkatkan jiwa kepemimpinan.

“Di sini telah hadir Mr.Tin yang memang berprofesi sebagai dosen Public Speaking dan Character Building, jadi adik-adik sekalian nantinya akan mendapatkan seminar ataupun workshop mengenai pengembangan diri. Namun kami berharap agar kalian dapat konsisten untuk mengikuti acara itu, jangan sekedar ikut-ikutan,”  jelas Hendrik Sitompul.

“Saya mendukung penuh pelatihan public speaking  dan character ini. Karena dua hal itu sangat penting untuk masa depan kalian nanti. Tetap semangat dan jangan pernah menyerah,” tambah Hendrik Sitompul yang juga alumni Lemhannas itu. (yl)