Connect with us

Daerah

Polisi Ringkus 5 Pelaku Begal Motor di Kuta, Bali

Published

on

5 pemuda pelaku begal di Kuta ditangkap. (kumparan.com)

Geosiar.com, Kuta – Kepolisian Sektor (Polsek) Kuta meringkus lima orang remaja karena melakukan aksi begal. Kelima pelaku begal tersebut adalah KS (18), RHP (16), YP (19), serta dua orang pelajar berinisial PROP (18) dan SH (16).

Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu Ario Seno Wimoko, mengatakan penangkapan itu berawal dari laporan pembegalan sepeda motor yang dialami oleh Andrian Ramdhan.

“Awalnya mereka mencuri motor dengan menggunakan kekerasan. Setelah itu mereka kemudian membongkar motor itu,” ujar Ario di Polsek Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (17/4/2018).

Ario menjelaskan aksi pembegalan itu terjadi pada (2/4/2018) sekitar pukul 02.00 WITA di kawasan Nakula Kuta mengarah ke Sunset Road, Kuta. Saat itu, korban hendak menaikkan motor ke sebuah mobil bak terbuka.

Namun dari arah belakang muncul gerombolan anak muda sebanyak 8 orang dengan menggunakan 4 sepeda motor secara tiba-tiba. Kemudian, tambah Ario, enam orang dari rombongan itu melemparkan batu ke arah korban. Mereka juga mencuri sepeda motor.

Setelah berhasil melarikan diri, para pelaku membongkar sepeda motor milik korban dengan tujuan menjual suku cadang sepeda tersebut secara online.

“Kami berpura-pura menjadi pembeli barang-barang suku cadang motor. Setelah sepakat bertemu kemudian kami menangkap para pelaku,” jelas Ario.

Dari tangan pelaku polisi juga menyita barang bukti satu unit mesin sepeda motor, satu buah rangka motor, dua sayap sepeda motor, satu shockbreaker, satu lengan ayun belakang, satu stang sepeda motor, satu knalpot, dan uang tunai satu juta rupiah.

Ia menjelaskan, para pelaku membegal sepeda motor milik korban secara tiba-tiba. Kepada polisi mereka mengaku baru pertama kali melakukan aksi  tersebut. Ario menerangkan, saat ini tim polisi masih memburu satu orang lainnya yang terlibat pembegalan tersebut.

“Masih ada 1 orang yang buron atas nama YY. Total ada enam orang pelaku,” jelasnya.

Saat ini kelima pelaku ditahan di Polsek Kuta. Pelaku KS, PROP, SH, dan RHP, yang menjadi eksekutor dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Sementara pelaku YP dijerat dengan Pasal 480 KUHP tentang tindak pidana penadah barang curian. (yl)