Connect with us

Sumut

KPK Panggil 22 legislator Terkait Suap 38 Anggota DPRD Sumut

Published

on

Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (okezone.com)

Geosiar.com, Medan – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil sebanyak 22 legislator terkait suap 38 anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut).

KPK mengharapkan para legislator tersebut memenuhi panggilan penyidik.

Menurut Febri Diansyah selaku Juru Bicara KPK, pemeriksaan dilakukan di Markas Brimob Polda Sumut. Pemeriksaan juga merupakan kelanjutan dari pemeriksaan sekitar 50 saksi sebelumnya.

“Tim akan terus mendalami dugaan penerimaan suap terhadap 38 anggota DPRD yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, terutama hubungannya dengan kewenangan dan periode jabatan masing-masing,” kata Febri saat dikonfirmasi, Senin (16/4/2018).

“Diduga penerimaan suap terkait dengan empat kondisi, mulai dari persetujuan laporan pertanggungjawaban Gubernur hingga membatalkan interpelasi DPRD,” ujar dia.

KPK sebelumnya menetapkan 38 anggota DPRD Sumatera Utara yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka diduga menerima uang suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, yang masing-masing sebesar Rp 300 juta hingga Rp 350 juta.

Suap yang diterima 38 tersangka dari Gatot itu terkait dengan persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut tahun anggaran 2012 sampai dengan 2014 dan persetujuan perubahan Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) Sumut tahun anggaran 2013 dan 2014. (yl)