Connect with us

Dunia

Menteri India: Hukuman Mati Bagi Pemerkosa Anak

Published

on

Para aktivis perempuan India melakukan unjuk rasa atas maraknya kasus perkosaan dalam aksi di New Delhi, India (31/5)2018) silam. (voaindonesia.com)

Geosiar.com, New Delhi – Terkait perkosaan brutal dan pembunuhan seorang anak berusia delapan tahun di Negara Bagian Jammu dan Kashmir, salah seorang menteri di India telah meminta diberlakukannya hukuman mati bagi pemerkosa anak.

Kasus perkosaan di India sangat marak terjadi, bahkan seorang anggota parlemen dilaporkan telah ditangkap sehubungan dengan pemerkosaan seorang remaja.

Maneka Gandhi selaku Menteri Urusan Perempuan dan Perkembangan Anak mengatakan bahwa kementeriannya berencana untuk mengusulkan hukuman mati untuk kasus perkosaan anak di bawah usia 12 tahun. Saat ini vonis maksimal untuk kejahatan tersebut menurut hukum India adalah hukuman seumur hidup.

“Saya sangat, sangat terganggu dengan kasus perkosaan yang terjadi pada anak-anak, termasuk yang di Kathua ” kata Maneka melalui Twitter sebagaimana dilansir The Straits Times, Senin (16/4/2018).

Pada hari yang sama anggota parlemen Negara Bagian Uttar Pradesh dari partai berkuasa Bharatiya Janata (BJP), Kuldeep Singh Sengar ditangkap pihak berwenang terkait kasus perkosaan seorang remaja berusia 17 tahun.

Kasus perkosaan yang terjadi di Unnao yang melibatkan Sengar mungkin tidak akan pernah terungkap jika korban tidak berusaha membakar diri di luar kediaman Menteri Utama Uttar Pradesh di Lucknow. Perbuatan tersebut dihentikan oleh penjaga, tetapi upaya bunuh diri tersebut membuat tuduhannya mengenai keterlibatan Sengar mendapat perhatian publik.

Masyarakat sangat marah saat mengetahui bahwa keluarga gadis itu sempat melaporkan kasus perkosaan terhadap remaja itu kepada polisi pada Juni tahun lalu, tetapi ditolak. Bahkan ayahnya diketahui meninggal dunia di tahanan polisi dua pekan lalu diduga setelah menerima kekerasan sebelum ditahan oleh polisi. Korban dikabarkan berusaha melakukan bunuh diri setelah tahu ayahnya meninggal.

Perwira polisi paling senior di Uttar Pradesh, Direktur Jenderal Polisi O.P. Singh, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah meluncurkan penyelidikan atas tuduhan bahwa Sengar telah berperan dalam serangan terhadap ayah gadis itu.

Salah satu pejabat senior kepolisian mengatakan bahwa polisi telah memberhentikan beberapa petugas di Unnao selama beberapa hari terakhir sambil menunggu penyelidikan atas perilaku mereka. Delapan orang telah ditangkap atas pembunuhan itu, termasuk empat petugas umur.polisi dan seorang anak di bawah

Kelompok-kelompok kampanye telah menyerukan lebih banyak aksi unjuk rasa selama akhir pekan, menuntut keadilan bagi gadis remaja itu dan juga untuk gadis yang berusia delapan tahun yang diperkosa dan dibunuh di sebuah daerah di Negara Bagian Jammu dan Kashmir. (yl)