Connect with us

Daerah

Polisi Temukan Unsur Pidana Kasus Tumpahan Minyak di Balikpapan

Published

on

Tumpahan minyak di Balikpapan. (Instagram)

Geosiar.com, Balikpapan – Pihak kepolisian terus menelusuri unsur pidana terkait penanganan tumpahan minyak di Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur.

“Ada unsur pidana. Kalau itu pasti ada. Ini masih jalan, belum bisa disimpulkan,” kata Wakapolri Komjen Pol Syafruddin di kawasan SUBGK, Senayan, Jakarta, Minggu (15/4).

Syafruddin menuturkan pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, seperti Pertamina, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), hingga Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KemenLHK). Polri tidak segan menindak siapa pun yang terbukti ada pelanggaran hukum dalam kejadian itu.

“Sudah ditangani, antardepartemen juga sudah bekerja. Kalau ada unsur-unsur pelanggaran hukum Polri menindaklanjuti,” ujar dia.

Di samping menunggu hasil investigasi bersama, revitalisasi kawasan tercemar tumpahan minyak juga terus dilakukan. Hal itu sangat penting karena berkaitan dengan kehidupan biota laut yang ada di lokasi.

“Ini menyangkut biota laut. Tidak boleh terganggu biota laut. Namun sekarang sudah dikanal. Sudah cukup bagus,” ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan, timnya sudah mensurvei pantai di Teluk Balikpapan dari Pantai Lamuru sampai dengan Pantai Banua Patra 12.600 meter (12,6 Km). (yl)