Connect with us

Dunia

3 Jurnalis Ekuador Dibunuh Pasukan Revolusioner Kolombia

Published

on

Presiden Ekuador Lenin Moreno. (elcomercio.com)

Geosiar.com, Quito – Tiga jurnalis berkebangsaan Ekuador dinyatakan tewas usai disekap oleh Fuerzas Armadas Revolucionarias de Colombia (FARC) atau pasukan revolusioner Kolombia, pada Senin (26/3/2018) lalu.

Dikabarkan ketiga jurnalis yang diketahui bekerja untuk koran El Comercio tersebut sebelumnya diculik oleh FARC setelah ketiganya diketahui meliput berita terkait tindak kekerasan yang terjadi di perbatasan.

Perbatasan itu disinyalir sebagai tempat di mana pasukan Ekuador telah memerangi pemberontak Kolombia yang diduga terlibat dalam kasus perdagangan narkoba.

Ketiga jurnalis yang dinyatakan tewas adalah reporter Javier Ortega (32), fotografer Paul Rivas (45), dan pengemudi mereka Efrain Segarra (60).

Sebelumnya, Presiden Ekuador Lenin Moreno telah menyatakan ultimatum kepada para penculik dalam tempo 12 jam untuk memberikan informasi terkait nasib jurnalis mereka.

Tapi penyekapan itu berakhir tragis setelah sekelompok itu mengumumkan tentang kematian ketiga jurnalis tersebut pada Jumat (13/4/2018) lalu.

“Kami mendapatkan informasi yang mengenai pembunuhan yang menimpa rekan sebangsa kami,” ujar Lenin Moreno di Quito, Ekuador seperti dikut AFP, sabtu (14/3/2018).

Lenin menyebut pihaknya saat ini telah mengirimkan sejumlah pasukan bersenjata ke wilayah perbatasan. Agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Lebih lanjut Lenin mengatakan akan segera memerintahkan angkatan militernya dan menempatkan sejumlah pasukan di perbatasan tersebut.

“Kami sudah melanjutkan operasi militer. Pisi di perbatasan dan saya akan segera mengirimkan unit elit baik dari tentara maupun kepolisian,” ucap Lenin. (yl)