Connect with us

Nasional

Kemenag Dukung Penuh Pesparani 2018 di Ambon

Published

on

Kemenag bersama pengurus LP3KN dan Dirjen Bimas Katolik, Jumat (13/4/2018). (foto: sandi)

Geosiar.com, Jakarta – Pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Nasional (LP3KN) menggelar audiensi dengan Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifudin di Kantor Kementerian Agama di Jalan Lapangan Benteng Barat No 3-4, Jakarta Pusat, pada Jumat (13/4/2018).

Turut mendampingi Menteri Agama, Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama RI, Eusabius Binsasi dan Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan Khoirul Huda.

Lukman Hakim Saifuddin menyatakan Kementerian Agama mendukung penuh kegiatan Pesparani yang akan digelar di Ambon, Maluku pada 27 Oktober hingga 3 November 2018 mendatang.

“Ini adalah kegiatan besar umat Katolik, alangkah baiknya jika bisa dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo. Kita berharap even ini tidak sekadar lomba paduan suara melainkan juga ada lomba untuk menjelaskan isi Alkitab sehingga kegiatan tersebut dapat menjadi wadah sosialisasi ajaran agama Katolik,” kata Menteri Agama Lukman saat menerima kunjungan Ketua Umum LP3KN, Adrianus Eliasta Meliala bersama pengurus di Kantor Kementerian Agama.

Dalam kesempatan itu, pengurus melaporkan hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) I yang sudah diadakan dan dihadiri oleh LP3KD di Bali serta persiapan pelaksanaan Pesparani I termasuk koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku selaku tuan rumah.

Ketua Umum LP3KN Adrianus Meliala juga mengatakan bahwa LP3KN tidak hanya bergerak di bidang paduan suara tapi juga berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat bangsa Indonesia umumnya dan Umat Katolik khususnya.

“Pesparani nantinya akan dihadiri lebih dari 8000 peserta yang tergabung dalam kontingen masing-masing daerah dari seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Papua,” ujar Adrianus yang juga merupakan dosen di Departemen Kriminologi Universitas Indonesia itu.

Lebih lanjut, Adrianus Meliala juga menyampaikan terima kasih atas terbitnya Peraturan Menteri Agama (PMA) bagi LP3KN. Menurutnya, Pesparani bukan hanya sekedar Lomba Paduan Suara, namun lebih dari itu, Pesparani merupakan salah satu upaya dalam merawat kebhinekaan bangsa.

Sementara itu Sekretaris Jenderal (Sejken) LP3KN Toni HF Pardosi menjelaskan, sesuai Keputusan Menteri Agama RI, LP3KN akan bertindak sebagai pelaksana Pesparani yang akan digelar di Ambon, Maluku nanti.

“Kami berharap Presiden Joko Widodo dan sejumlah Menteri Kabinet Kerja akan hadir pada saat pembukaan Pesparani nanti. Pesparani adalah persembahan umat Katolik Indonesia dalam memberikan sumbangsih bagi pembinaan dan pengembangan sosial budaya dan tradisi, dengan harapan dapat mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman dan kebhinekaan,” jelas Toni.

Di lain pihak, Ketua Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Sumatera Utara (Sumut) Drs Hendrik Halomoan Sitompul MM mengapresiasi adanya dukungan dari Kementerian Agama RI terkait penyelenggaran Pesparani di Ambon, Maluku mendatang.

“Saya mengapresiasi dukungan dari Kementerian Agama, dan berharap agar Pak Lukman Hakim serta beberapa menteri lainnya dapat hadir pada acara Pesparani nanti. Karena ini merupakan kegiatan besar, seluruh umat Katolik di Indonesia akan mempersembahkan karya-karya terbaiknya nanti di sana,” pungkas Hendrik Sitompul yang juga merupakan anggota DPRD kota Medan Fraksi Partai Demokrat itu saat diwawancarai oleh tim Geosiar.com. (yl)