Connect with us

Kriminal

Terdakwa Kasus Penelanjangan Sejoli di Tangerang Segera Divonis

Published

on

Ketua RT Komarudin tak mampu menahan isak tangisnya usai mendengarkan tuntutan jaksa penuntut umum di PN Tangerang, Selasa (20/3/2018). (senayanpost.com)

Geosiar.com, Tangerang – Sidang kasus penelanjangan dua sejoli di Cikupa, Kabupaten Tangerang yang dilakukan oleh 6 orang terdakwa akan di gelar hari ini.

“Sesuai agenda hari ini putusan kasus persekusi,” kata kuasa hukum terdakwa, Alexander Japen Silalahi saat dihubungi, Kamis (12/4/).

Sidang kasus tersebut akan dilakukan di Pengadilan Negeri Tangerang, Jalan TMP Taruna dan dijadwalkan mulai pukul 14.00 WIB siang. Kuasa hukum berharap, terdakwa mendapatkan hukuman ringan khususnya Komarudin alias Pak RT.

“Harapan kuasa hukum, terdakwa khususnya Pak RT dibebaskan dari dakwaan dan tuntutan pasal 170 dan pasal 29 Undang-undang nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi,” lanjutnya.

Keenam terdakwa telah menyampaikan pembelaan mereka dalam persidangan sebelumnya. Para terdakwa minta maaf dan berharap diberi hukuman ringan.

“Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada korban beserta keluarga, karena khilaf dan emosi sesaat saya ini harus terjadi,” kata Komarudin alias Pak RT membacakan pembelaan di PN Tangerang, Jalan TMP Taruna, Tangerang, Selasa (3/4) lalu.

Berikut tuntutan lamanya masa tahanan para terdakwa:

  1. Komarudin (ketua RT), dituntut 7 tahun
  2.  Gunawan (ketua RW), dituntut 2 tahun
  3. Suhendang (warga), dituntut 4 tahun
  4.  Anwar Cahyadi (warga), dituntut 4 tahun
  5. Nuryadi (warga), dituntut 4 tahun
  6.  Iis Suparlan (warga), dituntut 4 tahun

Para terdakwa dikenakan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, Pasal 335 KUHP tentang Pembiaran, dan Pasal 29 UU tentang Pornografi.(yl)