Connect with us

Kriminal

Polisi Tembak Mati Buron Terakhir Kasus Pembunuhan Supir Go-Car

Published

on

Tyas mendorong kereta yang dinaiki Bayu di Mapolres Sumsel, Senin (2/4) lalu. (publica-news.com)

Geosiar.com, Palembang – Hengki Sulaiman, buron terakhir pada kasus pembunuhan supir Go-Car, Try, akhirnya ditembak mati oleh polisi. Kapolda Sumatera Selatan Irjen Zulkarnain Adinegara sebelumnya sudah mengultimatum Hengki supaya menyerahkan diri.

“Kemarin Hengki ditangkap di Brebes. Dia buronan terakhir. Artinya semua pelaku pembunuhan sopir Go-Car sudah tertangkap. Di mana dua di antaranya kita tembak mati,” kata Kapolda Sumsel, Irjen Zulkarnain Adinegara saat dikonfirmasi, Kamis (12/4).

Hengki sempat mengelabui polisi dan warga sekitar dengan mengganti nama menjadi Hendri. Petugas pun merasakan kesulitan menangkap Hengki karena selalu berpindah-pindah tempat tinggal.

Zulkarnaiuin mengaku telah menghimbau agar pelaku menyerahkan diri sejak dari awal. Ditembak matinya Hengki sebagai otak pelaku ini sesuai dengan janji Zulkarnain untuk menindak tegas pelaku kejahatan di Sumsel.

“Sudah saya peringatkan dari awal untuk sikat semua pelaku kejahatan. Tidak ada cerita lagi, semua saya suruh tangkap dan tembak jika memang melawan dan membahayakan petugas. Termasuk yang seperti Hengki ini,” sambung Zulkarnain.

Jasad Hengki rencananya akan langsung diterbangkan dari Jakarta ke Palembang hari ini. Selanjutnya akan dilakukan otopsi di RS Bhayangkara Kota Palembang. Sebelumnya polisi telah menangkap Poniman, Bayu, dan Tyas. Poniman ditembak mati karena melawan saat akan ditangkap.

Keempat pelaku itu nekat menghabisi nyawa supir Go-Car Try Widyantoro. Try tewas setelah dijerat menggunakan tali di daerah Kenten Laut, Banyuasin pada Kamis (15/2) lalu. (yl)