Connect with us

Nasional

AHY: Generasi Muda Jangan Mau Jadi Penebar Fitnah

Published

on

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (inikata.com)

Geosiar.com, Ambarawa – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam rangkaian perjalanan ‘AHY Sowan Jateng’ sempat bertemu dengan pegiat media sosial di Ambarawa. AHY berpendapat tentang masalah penggunaan media sosial.

Menurut Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat itu, penggunaan media sosial yang sangat mudah berpotensi menjadi pemecah persatuan bangsa. Apalagi dengan berita hoaks yang dengan gampang menyebar dan menjadi konsumsi masyarakat.

“Kita mengerti betapa mudahnya dengan bermodalkan jempol saja, bisa langsung menyebarkan berita palsu, hoaks, kampanye hitam, atau ujaran kebencian lainnya,” kata AHY di Ambarawa, Jawa Tengah, Kamis (12/4).

“Disadari atau tidak, generasi muda bangsa Indonesia bisa jadi penebar fitnah kalau kita tidak punya filter, kalau kita tidak bijak, kalau kita tidak hati-hati,” imbuhnya.

“Tanpa pikir panjang langsung di-share, di-like. Hati-hati dengan menggunakan media sosial ini. Saya sampaikan ke semua generasi muda yang saya temui,” tambahnya.

Ia menyoroti perkembangan teknologi seharusnya bisa membantu manusia, memudahkan pekerjaan, dan membuka peluang lebih luas. Namun, bisa juga menjadi pemecah belah persatuan hanya dengan satu atau dua cuitan yang muncul.

“Hal ini sering terjadi hanya karena satu dua tweet, komentar, upload dan lain sebagainya, menimbulkan kontroversi dan polemik bagi beberapa pihak. Bahkan sampai pada perseteruan yang kadang kala sulit untuk diakhiri,” kata AHY.

AHY menyarankan agar masyarakat bisa lebih mengendalikan diri dalam bermedia sosial. Supaya jangan sampai menimbulkan perseteruan baru apalagi dengan orang yang tidak dikenal.

“Tidak saling mengenal tapi sudah musuhan. Lebih baik enggak kenal sama sekali. Jangan nambah-nambah masalah hidup, nambah dosa, bermusuhan dengan orang yang tidak kita kenal,” ujarnya. (yl)