Connect with us

Daerah

Bea Cukai Ternate Fasilitasi Ekspor Ikan dari Maluku Utara

Published

on

Bea Cukai Ternate mendukung ekspor ikan asap sejumlah 16,5 ton ke Osaka, Jepang. (indopos.co.id)

Geosiar.com, Ternate – Pihak Bea Cukai Ternate, Maluku Utara, melaksanakan kewajibannya sebagai industrial assistance, yaitu mewujudkan ekspor ikan asap (smoked fish) dengan jumlah 16,5 ton yang langsung dikirim ke Osaka, Jepang. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi nyata untuk memajukan ekonomi Maluku Utara

“Kegiatan ekspor ikan asap ini merupakan ekspor kali kedua melalui Pelabuhan Tobelo, Halmahera Utara, yang dilakukan oleh CV Markindo Raya, sejak ekspor perdananya pada Oktober 2017 silam,” ucap Kepala Kantor Bea Cukai Ternate, Musafak melalui siaran pers, Rabu (11/4/2018).

Musafak menjelaskan, jenis ikan asap yang diekspor  terdiri dari skipjack berjumlah 987 kg, shoda berjumlah 13.293 kg, dan muroaji berjumlah 1.617 kg, yang dimuat ke dalam peti kemas berukuran 40 kaki.

Sarana pengangkut yang digunakan untuk kegiatan operasional adalah MV Bonny Star, dan langsung ditangani oleh Agen Pelayaran PT Satu Tujuh Marahai.

Selaku eksportir, CV Markindo Raya  menjelaskan bahwa kegiatan itu merupakan bentuk konsistensi dari kegiatan ekspor langsung dari Maluku Utara, yang secara langsung maupun tidak langsung dapat memberikan dampak positif bagi pendapatan warga wilayah setempat.

“Harapan kami semoga kegiatan ekspor ikan asap ini dapat menjadi agenda rutin yang dilaksanakan, dan dapat juga menstimulus pelaku usaha IKM lainnya untuk mengembangkan potensi bisnis dengan komoditi sumber daya alam Maluku Utara hingga pangsa pasar internasional,” jelas Musafak.

Menurut Musafak, kelancaran kegiatan ekspor itu, tak lepas dari koordinasi Bea Cukai Ternate dengan pihak bersangkutan lainnya, seperti Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara, Bupati Halmahera Utara, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Utara, dan Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu Hasil Perikanan (BKIPM) Ternate. Seluruh pihak yang terkait mendukung peningkatan ekspor dari sektor industri kecil menengah (IKM). (yl)