Connect with us

Sumut

Urgensi Edukasi Antikorupsi di Kalangan Mahasiswa

Published

on

Suasana kelas antikorupsi angkatan kedua. (dok.redaksi)

Geosiar.com, Medan – Kelas Antikorupsi yang diselenggarakan oleh Pelopor Muda dibuka oleh Perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tanggal 7 April 2018, bertempat di Kantor JPIC Jalan Mongonsidi No. 45 T, Medan Polonia.

Sebanyak 30 orang mahasiswa/i dari berbagai perguruan tinggi di kota Medan mengikuti kelas antikorupsi yang diselenggarakan Pelopor Muda. Para peserta yang tergabung sebelumnya telah melewati tahapan seleksi dengan membuat esai tentang korupsi dan antikorupsi.

Kelas antikorupsi kali ini adalah kelas angkatan kedua. Sebelumnya di 2017 telah diselenggarakan kelas antikorupsi angkatan pertama yang juga diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di kota Medan.

Koordinator Pelopor Muda, Hotmartua Sipangkar mengatakan, kelas antikorupsi angkatan kedua ini diselenggarakan setiap Sabtu, sejak tanggal 7 April sampai 26 Mei 2018.

“Selain menyusun jadwal dan materi, kami juga selalu mengupayakan pemateri yang kompeten di bidangnya. Untuk itulah pada pertemuan pertama pekan ini, kami mengundang KPK yang diwakili oleh Spesialis Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Benydictus Siumlala, M.S,” ucapnya saat diwawancarai oleh Geosiar.com pada Selasa (10/4/2018).

Lebih lanjut Hotmartua menjelaskan bahwa edukasi antikorupsi di kalangan mahasiswa merupakan hal yang sangat penting, mengingat mahasiswa merupakan calon pemimpin masa depan bangsa.

“Mahasiswa adalah agen perubahan dan calon pemimpin masa depan. Untuk itu mahasiswa harus bisa angkat suara mengenai isu antikorupsi. Jika tidak, maka itu artinya kita sedang menyiapkan bom waktu yang bisa meledak kapan saja. Kita tentu tidak menghendaki hal itu,” ujarnya.

Hotmartua juga berharap agar perguruan tinggi di Medan mau mengadakan pendidikan antikorupsi bagi para mahasiswanya.

“Atas dasar itu, kami selalu mengajak agar perguruan tinggi di kota Medan berkomitmen untuk menyelenggarakan pendidikan antikorupsi di kalangan mahasiswa,” tambah Koordinator Pelopor Muda itu. (yl)