Connect with us

Daerah

PLN Beri Token Gratis Kepada 276 Warga Pengungsi Sinabung

Published

on

Penyerahan bantuan token listrik kepada pengungsi Sinabung. (medanbisnis.com)

Geosiar.com, Tanah Karo – PT PLN Persero memberikan bantuan berupa token gratis kepada ‎276 kepala Komplek Hunian Sementara (Huntara) pengungsi Sinabung di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, untuk meringankan beban para pengungsi, pada Senin (9/4/2018).

Bantuan tersebut mencapai ‎Rp 279.902.938. Di samping itu, PLN juga memberikan bantuan bibit tomat dan cabai serta pupuk organik senilai Rp 220 juta, agar kelangsungan hidup para pengungsi gunung merapi kembali seperti sedia kala.

“Kami mendukung kegiatan ekonomi dan membantu pengungsi penghuni (Huntara) untuk memulai menata perekonomian keluarga kembali sehingga memperkecil kesenjangan antara penghasilan dan standar kebutuhan hidup yang layak pasca erupsi,” ungkap ‎Direktur Human Capital Management PLN Muhamad Ali saat menyerahkan bantuan tersebut kepada para korban Gunung Sinabung itu.

Bupati Karo Terkelin Brahmana menyampaikan terima kasih kepada PLN dengan bantuan tersebut. Namun Terkelin juga berharap agar ada bantuan lainnya (kalau ada) untuk warga lainnya korban erupsi Sinabung.

“Terima kasih kepada pemerintah dan PLN telah peduli kepada masyarakat dan lingkungannya. Semoga langkah PLN dapat mendorong dan memotivasi perusahaan lainnya untuk memberikan bantuan kepada masyarakat untuk digunakan sebaik-baiknya,” ujar Terkelin.

Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Hendra Iswahyudi bersyukur dengan terealisasinya bantuan itu.

“Ini kemarin bagian dari kunjungan Pak Menteri ESDM pada Maret 2018 yang lalu, yang saat itu menampung keluhan warga,” sebutnya.

Selepas penyerahan bantuan, dilanjutkan dengan mengunjungi warga Huntara 1 di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat. Di Huntara yang ditempati 88 KK itu, dilakukan pengisian token listrik secara simbolis di salah satu rumah warga.

‎Rasmianti, salah satu pengungsi gunung Sinabung, mengatakan sangat terbantu diberikan pengguna token gratis selama satu tahun dan bibit pertanian. Hal ini, dinilai sangat membantu kehidupan mereka sehari-hari.

“Bagaimanalah kami mau bayar listrik. Untuk makan anak, sekolah anak saja sudah susah. Lahan kami juga sudah tidak ada,” keluhnya.

Seperti yang dikabarkan, Gunung Sinabung berstatus level IV atau awas. Gunung tertinggi di Sumatera Utara menjadi Gunung aktif dan tidak bisa diprediksi kapan akan memuntahkan semburan abu vulkanik dan awan panas. Hal ini mengakibatkan ribuan orang harus mengungsi ketempat lebih aman dan terhindar dari zona merah. (yl)