Connect with us

Sumut

Walikota Medan Sampaikan LKPJ 2017

Published

on

Suasana ruang rapat paripurna DPRD Medan

Medan, Geosiar.com – Walikota Medan Dzulmi Eldin menyampaikan sejumlah laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran 2017 yang disampaikan melalui Rapat Paripurna Dewan, Senin (9/4/2018). Terkait hal ini Walikota berharap kepada DPRD Medan untuk dapat membahas dengan seksama.

Dalam laporan nya menyampaikan, Eldin mengakui, selain sejumlah kinerja positif dalam pelaksanaan pemerintahan, khususnya pengelolaan anggaran, Pemko Medan juga masih menghadapi sejumlah kendala. “Salah satunya adalah keterbatasan anggaran,” katanya.

Untuk itu, pihaknya berhadap, DPRD Medan melalui pansus yang dibentuk untuk membahas LKPJ tersebut dalam mengevaluasi dan memberi masukan terkait sektor-sektor yang diprioritaskan dalam penggunaan anggaran. “Rekomendasi dari dewan ini akan kami gunakan dalam menyusun anggaran untuk 2019 mendatang,” katanya.

Selain itu, untuk menghindari pelaksanaan anggaran yang kurang tepat sasaran, juga dilakukan evaluasi kinerja secara berkala. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kemungkinan pemborosan atau kurang tepat sasaran dalam pengelolaan keuangan daerah.

Diungkapkannya, Kota Medan juga masih menghadapi tantangan yang membutuhkan solusi yang terpadu pada masa mendatang. Diantaranya mewujudkan tertib dan kenyamanan lalu lintas seiring dengan bertambahnya moda transportasi, di samping terus mendorong peremajaan dan pengembangan sistem angkutan massal yang lebih baik pada masa mendatang.

Selain itu, pembenahan, penataan, dan pemberdayaan terhadap pasar-pasar tradisional masih membutuhkan percepatan untuk mempercepat pembangunan ekonomi masyarakat, sekaliigus kompetitif , dengan berbagai skema pembiayaan yang dapat dikombinasikan.

Ketua DPRD Medan Hendry Jhon Hutagalung mengatakan, DPRD Medan memiliki waktu hampir dua pekan untuk membahas dan mengevaluasi LKPJ yang telah disampaikan itu. “Pansus yang dibentuk akan membahas secara komprehensif sehingga bisa melahirkan masukan-masukan untuk perbaikan ke depan,” katanya.

Dewan tentu akan menyoroti penggunaan anggaran yang kurang tepat sasaran oleh Pemko Medan sekaligus sebagai bahan evaluasi. “Kinerja penyerapan anggaran dan penggunaannya memang menjadi fokus utama pembahasan oleh pansus,” katanya. (lamru)