Connect with us

Dunia

Kini Bangladesh Masuk ke Daftar Negara Berkembang

Published

on

Rakyat Bangladesh. (Ilustrasi)

Geosiar.com, Jakarta – Bulan lalu Bangladesh keluar dari daftar Least Development Country (LDC) atau kategori negara miskin oleh Bank Dunia. Hal itu terjadi setelah meningkatnya pendapatan nasional bruto negara mereka.

“Akhirnya Bangladesh bisa keluar dari LDC. Sekarang, saatnya kami berpusat pada pembangunan negara dengan tiga konsentrasi ekonomi, Ini merupakan suatu kebanggaan bagi negara kami.  ” kata Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia Azmal Kabir di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin 9 April 2018.

Bangladesh juga mendukung Sustainable Development Goals (SDG’s) 2030 yang fokus pada isu-isu pembangunan, kesehatan, pendidikan dan kesetaraan gender.

“Saat ini negara kami mendapat peringkat ketiga di kawasan Asia Selatan yang mendukung kesetaraan gender,” ujarnya.

Kategori LDC diperkenalkan oleh PBB pada tahun 1971. Total saat ini ada 47 negara yang termasuk kategori LDC.

Sejauh ini, ada lima negara yang lebih dulu telah keluar dari kategori ini termasuk Botswana, Cape Verde, Maladewa, Samoa, dan Guinea Ekuatorial.

Bangladesh merupakan satu-satunya negara yang memenuhi ketiga kriteria untuk kelulusan termasuk GNI per kapita, Indeks Aset Manusia, dan Indeks Kerentanan Ekonomi.

Keluarnya Bangladesh dari LDC juga ditanggapi oleh Dubes Myanmar untuk Indonesia, Ei Ei Khin Aye. Ia menambahkan, Bangladesh harus menunjukkan kepada dunia bahwa mampu membangun negerinya lebih dari sekarang.

“Kami juga bekerja sama di beberapa bidang. Bangladesh mitra yang baik dan kami tahu kemampuan mereka. Kami bersama-sama membangun dan bekerja sama,” paparnya. (yl)