Connect with us

Sumut

Kelas Antikorupsi Pelopor Muda Angkatan II Dibuka KPK

Published

on

Sesi foto bersama Kelas antikorupsi Pelopor Muda angkatan II, Sabtu (7/4/2018). (dok.redaksi)

Geosiar.com, Medan –  Kelas antikorupsi Pelopor Muda angkatan II dibuka perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pembukaan kelas antikorupsi yang diselenggarakan pada Sabtu, (7/04/2108) pukul 14.30 WIB di kantor Pelopor Muda, Jl. Mongonsidi No. 45 T, Medan dibuka oleh Spesialis Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Benydictus Siumlala, M.S.

Penanggungjawab Kelas Antikorupsi, Lucia Damanik, dalam pembukaannya mengatakan bahwa kelas antikorupsi merupakan program rutin Pelopor Muda setiap tahunnya.

“Kami sangat berterima kasih pihak KPK berkenan hadir. Kedatangan pihak KPK menjadi motivasi agar kami tetap semangat dalam menyelenggarakan pendidikan antikorupsi untuk orang muda,” tegas Lucia, alumni kelas antikorupsi Pelopor Muda angkatan I tahun 2017.

Selain membuka kelas, kedatangan pihak KPK juga untuk menjadi narasumber pada sesi I dengan materi Upaya Pemberantasan Korupsi.

Benydictus dalam penyampainnya menegaskan bahwa upaya pemberantasan korupsi harus dilakukan oleh semua pihak. Ada tiga poin penting dalam hal itu, yaitu melalui upaya represif, perbaikan sistem, edukasi, dan kampanye.

“Kita jangan hanya memperdebatkan poin mana yang menjadi prioritas. Semua poin adalah prioritas dan harus dilakukan secara bersama-sama sesuai dengan bidang kita masing-masing,” ujar Beny dalam penyampaian diskusi.

Diskusi kemudian dilanjutkan dengan pertanyaan dan pendapat dari peserta kelas antikorupsi. Diskusi menjadi semakin menarik ketika terjadi dialog tentang upaya infiltrasi di internal KPK dan situasi antara KPK dan tahun politik di Indonesia.

Setelah coffee break, diskusi kemudian dilanjutkan pada sesi II yang difasilisatori Don Sisko Peranginangin, S.H dengan materi Pengertian dan faktor Penyebab Korupsi.

Kegiatan diskusi diakhiri dengan kesan dan pesan peserta diskusi.

“Sungguh berkesan dan sangat menarik serta memberi banyak pencerahan tentang korupsi dan peran KPK. Kami berpesan agar kedepannya diadakan pengeras suara supaya suara pemateri terdengar lebih jelas, ” tulis salah satu peserta diskusi yang ditempel di mading kelas antikorupsi Pelopor Muda angkatan II tahun 2018. (yl)