Connect with us

Sumut

Upaya Menurunkan Biaya Logistik, Tim Kementerian Maritim Libatkan GPEI Sumut

Published

on

Tampak Ketua GPEI Sumut Drs Hendrik Sitompul berjabat tangan denga Ketua Tim Survey dari Kementerian Koordinator, pada Jumat (6/4/2018) malam.

Geosiar.com, Medan – Tim Survey dari Kementerian Koordinator Maritim temui Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sumut. Tim Survey yang dipimpin Yasin itu, ingin mendapatkan data dan sejumlah permasalahan yang ada di Pelabuhan Belawan Medan. Hal itu, untuk upaya penurunan biaya logistik di Pelabuhan Belawan khususnya untuk Ekspor dan Impor.

“Kami GPEI Sumut, menyambut baik kedatangan Tim dari Kementerian Koordinator Maritim ke Pelabuhan Belawan Medan. Apalagi, tujuannya untuk menekan biaya logistik,” tegas Ketua GPEI Sumut Drs Hendrik H Sitompul MM pada pertemuan dengan Tim Survey Kementerian Koordinator Maritim di Medan, Jumat (6/4) malam.

Kedatangan Tim Survey Kementerian Koordinator Maritim turut disambut sejumlah pengurus GPEI Sumut. Diantaranya Sekretaris GPEI Sumut Susilo, Delpius Ginting, Condrad A Naibaho dan Donsisko Peranginangin.

Menurut Hendrik Sitompul, di Pelabuhan Belawan, banyak ditemukan biaya-biaya yang tidak rasional. Namun begitu, sejumlah pelaku usaha tidak peduli dengan kenaikan itu. Akhirnya, tentu yang dirugikan adalah konsumen.

“Ini soal prilaku, banyak pelaku usaha tidak peduli dengan kenaikan biaya logistik di Pelabuhan Belawan. Bahkan, banyak kenaikan tarif yang tidak rasional. Tapi, pengusaha dan sejumlah asosiasi tidak peduli. Tentu yang dirugikan disini konsumen, “ Tegas Hendrik yang juga Anggota DPRD Medan dari Fraksi Demokrat itu.

Lebih jauh kata Hendrik, hendaknya saat ini Pelindo tidak lagi ber-orientasi untuk mencari keuntungan dalam menentukan tarif. “Sudah saatnya lah memberi pelayanan yang terbaik. Jadi, tidak hanya orientasinya profit,” kata Alumni Lemhannas itu.

Sementara itu, tim survey dari Kementerian Koordinator Maritim yang dipimpin Yasin berharap, agar GPEI Sumut dapat memberi masukan yang terbaik, terkait biaya kutipan hingga sejumlah permasalahan yang ada di Pelabuhan Belawan.

Menurut Yasin, ada sebanyak 250 stake holder yang teribat langsung terkait biaya logistic. Untuk itu, pihaknya sudah merencanakan selama 14 hari di Pelabuhan Belawan Medan. “Kami akan mendatangi semua stake holder dan sejumlah asosiasi, untuk mendapatkan data yang akurat,” tambah Yasin.

Begitupun, Yasin berharap agar semua Stakeholder yang hadir dapat membantu pihaknya untuk mendapatkan informasi dan data yang benar, sehingga menghasilkan kajian yang baik untuk digunakan sebagai bahan pertimbangan kebijakan pemerintah dalam hal menekan biaya logistik pelabuhan.

Sementara GPEI Sumut, merupakan salah satu asosiasi resmi yang diakui oleh pemerintah sebagai pengguna jasa pelabuhan, khususnya dibidang ekspor.(X1)

  • Pertemuan GPEI Sumut dengan Tim Survey dari Kementerian Koordinator .

  • Tampak Ketua GPEI Sumut Drs Hendrik Sitompul berjabat tangan denga Ketua Tim Survey dari Kementerian Koordinator .

  • Pertemuan GPEI Sumut dengan Tim Survey Koordinator Maritim .