Connect with us

Sumut

Diskusi ISKA Sumut Dihadiri Narasumber EVP Telkom Susatyo

Published

on

Sesi foto bersama pengurus ISKA Sumut dengan Executive Vice President PT Telkom Regional I Sumatera S. Susatyo pada Sabtu (7/4/2018). (dok. redaksi)

Gesosiar.com Medan – Executive Vice President PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Regional I Sumatera S. Susatyo, menjadi narasumber dalam kegiatan Ruang Obrolan Masyarakat Katolik (ROMO) yang difasilitasi oleh Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Sumut dengan tema ‘Larut Seperti Garam dalam Masyarakat’ di Gedung Catolic Center,  Jalan Mataram No.21, Petisah Hulu, Medan Baru pada Sabtu (7/4/2018) pukul 10.00 WIB.

Diskusi  itu disambut hangat oleh Ketua ISKA Sumut, Drs Hendrik Halomoan Sitompul, MM beserta peserta diskusi lainnya.

“Kita sebagai kaum intelektual Katolik harus bisa seperti garam yang larut di tengah-tengah masyarakat. Maka dalam diskusi ini kita diharapkan dapat bertukar pikiran, memperkaya pengetahuan, dan juga iman,” tutur Hendrik.

Sebagai pembicara, Susatyo juga turut membagikan prinsip hidup yang selalu dipegangnya sebagai seorang Katolik di tengah-tengah masyarakat yang majemuk.

“Sebagai seorang Katolik, saya selalu menerapkan prinsip persaudaraan dan kasih kepada sesama. Berteman dengan siapa saja tanpa membeda-bedakan. Begitu juga kepada teman-teman yang hadir di sini (ISKA), agar terus dapat melayani masyarakat dengan rendah hati dan penuh kasih,” ucap Susatyo.

Alumni Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Telkom itu juga menjelaskan bagaimana perkembangan dunia teknologi yang saat ini sudah merajai hampir seluruh tatanan kehidupan manusia.

“Ketersediaan internet semakin meningkat, biaya koneksi semakin murah, begitu juga dengan harga alat pengembangan teknologi. Fakta ini menjadikan Internet Of  Things (IOT) sebagai sesuatu yang sempurna untuk digunakan. IOT sendiri adalah konsep dasar yang menghubungkan perangkat apapun satu sama lain. Termasuk kulkas, TV, mesin cuci, lampu, smartphone, dan mobil,” tutur Susatyo.

“Singkatnya, jika kita memiliki peralatan yang mempunyai saklar on dan off, peralatan tersebut mempunyai kesempatan yang besar untuk digunakan dalam ranah IOT. Itulah hebatnya kecanggihan teknologi saat ini. Mau tidak mau, kita harus mengikuti perkembangannya,” tambahnya.

Susatyo juga menuturkan bahwa untuk beberapa tahun ke depan, perlahan pekerjaan manusia akan digantikan oleh mesin, bahkan robot. Sehingga perusaahaan maju membutuhkan orang-orang yang ahli dalam bidang data analytical ataupun statistik untuk mengendalikan program.

“Beberapa tahun ke depan, lulusan yang banyak dicari perusahaan adalah orang-orang yang ahli dalam mengelola data analytical. Bayangkan saja, call center sekarang sudah dilakukan oleh mesin bukan manusia. Jadi kita harus siap dengan perubahan yang ada dan terus mengupgrade pengetahuan kita agar tidak tertinggal,” kata Susatyo.

Diskusi berlangsung selama kurang lebih 2 jam dan dihadiri oleh 16 orang peserta yang merupakan gabungan pengurus ISKA Sumut dan Medan. Beberapa orang terlihat antusias memberi pertanyaan kepada Susatyo. Diskusi pun berjalan dengan santai sambil sesekali dihiasi dengan canda tawa dari para peserta yang hadir.

Di akhir acara, Hendrik Sitompul yang juga Anggota DPRD Medan dari Fraksi Demokrat itu mengucapkan terima kasih kepada narasumber karena telah menceritakan pengalaman dan pengetahuannya seputar dunia telekomunikasi.

“Terima kasih atas sharingnya pak Susatyo, sangat berguna bagi kami yang ada di sini. ISKA  sekarang juga sudah memiliki situs media online bernama Geosiar.com, dengan harapan dapat secara rutin memberitakan kegiatan-kegiatan kita serta informasi-informasi umum penting lainnya kepada masyarakat luas. Karena kami berprinsip, apa yang dibagikan tidak akan mengurangi apa yang dipunya,” tutup Alumni Lemhannas itu.

Diskusi pun diakhiri dengan sesi foto bersama dan pemberian cindera mata dari Telkom kepada para peserta. (yl)