Connect with us

Nasional

Kasus Sukmawati, Alumni 212 Gelar Aksi Bela Islam 64

Published

on

Aksi 212 di Monas, Jakarta, pada Sabtu (2/12/2017) lalu. (detik.com)

Geosiar.com, Jakarta – Dikabarkan sejumlah massa akan melakukan aksi demo di Bareskrim Polri pada Jumat (6/4) siang. Massa menuntut pihak kepolisian untuk menangkap Sukmawati Soekarnoputri atas kontroversi pembacaan puisi ‘Ibu Indonesia’, yang dianggap telah menghina Islam.

“Titik kumpul massa nantinya akan berpusat di Masjid Istiqlal,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Jumat (6/4/2018).

Kepolisian dibantu oleh TNI telah menyiapkan pengamanan untuk mengendalikan massa agar tak menimbulkan kericuhan.

“Petugas gabungan Polri dan TNI yang dikerahkan untuk mengamankan aksi sekitar 6.500 personel,” ucap Argo.

Aksi demo akan dimulai pada pukul 13.00 WIB usai salat Jumat di Masjid Istiqlal. Dari Istiqlal, massa akan melakukan long march ke depan gedung Bareksrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat.

Koordinator Lapangan (Korlap) Muhammad Rifqi menuturkan, Aksi Bela Islam 64 tersebut persis seperti aksi 411 saat kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Ini pesertanya dari seluruh Indonesia. Ada dari Bengkulu hingga Banjarmasin,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (6/4/2018).

Rifqi juga menuturkan bahwa massa yang turun nanti terdiri dari berbagai kalangan, bukan hanya dari LSM atau organisasi.

“Ini massanya bukan hanya dari elemen LSM atau organisasi, tapi ada juga di luar LSM atau organisasi. Mereka ada yang independen tergerak sendiri,” tambahnya.

Menurut Rifqi, aksi tersebut bertujuan untuk mengungkapkan rasa keprihatinan terhadap polemik puisi yang dibacakan oleh Sukmawati. Dia menyebutkan, Sukmawati memberikan satu pendidikan yang kurang baik kepada bangsa Indonesia.

“Walaupun sudah meminta maaf. Hukum tetap berjalan juga, kalau berbuat sesuatu ya tetap harus bertanggung jawab,” jelasnya. (yl)