Connect with us

Dunia

Terungkap, Identitas Pelaku Teror Kantor YouTube

Published

on

Nasim Aghdam. (breitbart.com)

Geosiar.com, California –  Aksi penembakan dan bunuh diri di kantor pusat YouTube di San Bruno, California, akhirnya terungkap. Pelaku bernama Nasim Aghdam, seorang wanita berusia 39 tahun dan tinggal di San Diego.

Dikutip dari News.com.au pada Rabu (4/4/2018), Aghdam pernah mengunggah sebuah video di Youtube pada Januari 2017, mengatakan bahwa anak buah Google tersebut menyaring dengan sepihak konten di akun pribadinya. Hal itu, dianggapnya sebagai sebuah tindak diskriminasi.

Aghdam menuduh hal itu sebagai penyebab di balik menurunnya jumlah tayang video-video di akun YouTube miliknya. Pada Februari, Aghdam sempat meluapkan amarahnya dalam sebuah video, dan  menuding bahwa ada risiko pertumbuhan yang tidak setara, yang dilakukan oleh YouTube

Menurut stasiun televisi ABC7, Aghdam menulis di situs webnya, “Sadarilah! Kediktatoran ada di semua negara, tetapi dengan taktik yang berbeda!”

“Mereka menghancurkan nilai-nilai kekeluargaan, mempromosikan materialisme, dan degenerasi seksual atas nama popularitas, serta mengubah orang seolah menjadi robot yang terprogram,” tambah Aghdam.

Dia kemudian mengutip pernyataan Hitler: “Buat kebohongan besar, namun tetap sederhana. Terus katakan hal tersebut, hingga akhirnya mereka akan percaya.”

Adapun sisa pernyataan di video tersebut berisi kritik pedas untuk YouTube.

“Tidak ada kebebasan berbicara di dunia nyata, dan Anda akan ditekan karena mengatakan kebenaran yang tidak didukung oleh sistem. Ketika video Anda tidak mereka suka, maka tidak akan nada orang yang bisa menontonnya,” lanjut Aghdam

Seperti diberitakan sebelumnya, penembakan ini terjadi pada sekitar pukul 12.45 waktu lokal, saat kebanyakan karyawan YouTube tengah makan siang di bagian belakang bangunan. Menurut product manager YouTube Todd Sherman, awalnya para karyawan mengira ada gempa bumi. Lalu saat mereka berusaha keluar gedung dan hampir mencapai pintu keluar, mereka menyadari ada seseorang dengan senjata berada di bangunan tersebut. Sherman sendiri mengaku melihat ada darah di lantai dan tangga.

Setelah kejadian ini, akun YouTube dengan nama pengguna “Nassim Wonder1” yang merupakan kanal pribadi milik Nasim Aghdam dikabarkan telah dihapus oleh pihak YouTube. (yl)