Connect with us

Nasional

Jokowi Teken Perpres Tenaga Kerja Asing

Published

on

Ilustrasi TKA. (metrotvnews.com)

Geosiar.com, Jakarta– Pemerintah kembali mengatur perizinan penggunaan tenaga kerja asing (TKA). Hal itu ditandai dengan penandatanganan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang penggunaan TKA oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Penerbitan Perpres ini dimaksudkan untuk mendukung perekonomian nasional dan perluasan kesempatan kerja. Salah satunya melalui peningkatan investasi. Untuk itu pemerintah memandang perlu pengaturan kembali perizinan penggunaan tenaga kerja asing.

Dalam Perpres itu disebutkan, penggunaan TKA dilakukan oleh pemberi kerja TKA dalam hubungan kerja untuk jabatan dan waktu tertentu yang dilakukan. Hal itu memperhatikan kondisi pasar tenaga kerja dalam negeri.

Setiap pemberi kerja TKA, menurut Perpres ini, wajib mengutamakan penggunaan tenaga kerja Indonesia pada semua jenis jabatan yang tersedia. Bila jabatan dimaksud belum dapat diduduki oleh tenaga kerja Indonesia, jabatan itu dapat diduduki oleh TKA.

“TKA dilarang menduduki jabatan yang mengurusi personalia dan jabatan tertentu yang ditetapkan oleh menteri,” bunyi pasal 4 ayat (1,2) Perpres ini, seperti dikutip dari laman Setkab, Kamis (5/4/2018).

Menurut Perpres ini, setiap Pemberi Kerja TKA wajib mengutamakan penggunaan tenaga kerja Indonesia pada semua jenis jabatan yang tersedia. Dalam hal jabatan sebagaimana dimaksud belum dapat diduduki oleh tenaga kerja Indonesia, jabatan tersebut dapat diduduki oleh TKA.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan RI, jumlah tenaga kerja asing di Indonesia pada 2017 sebanyak 126.006 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 18.4986 orang menjabat sebagai direksi atau komisaris, level manajer sebanyak 22.466, sementara profesional sebanyak 37.877 orang. Sisanya sebanyak 45.177 orang bekerja di lapangan. (yl)