Connect with us

Politik

Revitalisasi Pasar Muara Takus Perlu Dikaji Ulang

Published

on

Medan, Geosiar.com – Ketua Fraksi Golkar DPRD Medan, Ilhamsyah SH minta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk mengkaji ulang rencana revitalisasi pasar tradisional Muara Takus yang terletak di Kelurahan Madras Kecamatan Medan Polonia. Revitalisasi Muara Takus dinilai tidak begitu urgen namun masih banyak pasar tradisional yang sangat mendesak.

“Rencana revitalisasi perlu dikaji ulang. Masih banyak pasar tradisional lain yang membutuhkan perbaikan. Apalagi pasar Muara Takut hanya dihuni 80 pedagang,” ujar Ilhamsyah SH kepada wartawan, Selasa (3/4/2018).

Diketahui, pasar tradisional tersebut dari APBD Pemko Medan serta Bangunan yang akan dibangun berlantai 3 terdiri lantai 1 &  2 untuk para pedagang dan lantai 3 digunakan untuk apartemen (Rusunawa). Sedangkan dana yang dianggarkan untuk biaya revitalisasi sebesar Rp 26 Miliar.

Menyikapi itu, Ilhamsyah menyebutkan jika akan ada rusunawa yang dibangun di pasar tradisional itu. Harus ada kajian mengenai Analisa Mengenai Dampak Lingkungan Lalu lintas (AMDAL) lalin yang ditimbulkan dari pembangunan tersebut.

Apalagi, sambung anggota Komisi D itu, lokasi pasar tersebut terletak di kawasan padat pemukiman. “Kajian-kajian itu kan harusnya disiapkan dahulu oleh Pemko Medan, ” tegasnya.

Disisi lain, Ilhamsyah menyebutkan jangan sampai pembangunan pasar tradisional Muara Takus juga berdampak timbulnya gejolak sosial bagi masyarakat di sekitar pasar tersebut.

Disebut-sebut masyarakat dan pedagang di kawasan itu masih menolak revitalisasi pasar tradisional tersebut apalagi untuk dijadikan rumah susun sewa. (lamru)