Connect with us

Nasional

Pemblokiran Kartu SIM Tahap II Mulai Dilakukan

Published

on

Ilustrasi registrasi kartu SIM. (tribunnews.com)

Geosiar.com, Jakarta – Pemblokiran sejumlah kartu telepon tahap kedua mulai dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Ini adalah bagian dari proses registrasi pelanggan telekomunikasi.

Pada periode 1-30 April 2018, pelanggan yang belum melakukan registrasi tak bisa menerima SMS dan telepon. Pelanggan yang tidak melakukan registrasi hanya bisa memakai jaringan internet.

Mengacu data terakhir di situs Kominfo, 360,3 juta pelanggan registrasi. Jadi, seharusnya tak banyak lagi pelanggan registrasi di masa pemblokiran kedua ini.

Namun Badan Regulasi dan Telekomunikasi Indonesia (BRTI) mencatat, pelanggan registrasi ulang dan registrasi mencapai 299,87 juta.

“Data-data Kominfo masih pelanggan yang melakukan registrasi dan belum direkonsiliasi dengan data registrasi di operator,” ucap Komisioner Bidang Hukum BRTI Ketut Prihadi Kresna Murti ke Kontan, Senin (2/4/2018).

Hal itulah yang menyebabkan operator masih agresif mengeluarkan jurus-jurus agar pelanggan meregistrasi. Telkomsel, misalnya, melakukan sosialisasi dan kunjungan ke pelanggan di titik keramaian seperti pemukiman, pasar tradisional, institusi pendidikan, perkantoran hingga kawasan industri. Lalu menggandeng pengusaha, pengurus sekolah, kampus dan pemerintah daerah Terkait jumlah pelanggan yang diblokir, Telkomsel mengacu ketentuan Kominfo.

“Telkomsel secara berkala berkomunikasi dan melaporkan progres registrasi prabayar ini ke Kominfo,” ujar Adita Irawati, VP Corporate Communication Telkomsel. Sementara XL Axiata melakukan sosialisasi registrasi melalui melalui pesan SMS dan penyisipan pesan mengenai registrasi prabayar di setiap program kegiatan.

“Per hari ini (kemarin) jumlah pelanggan kami yang melakukan registrasi sudah 45 jutaan,” ucap Tri Wahyuningsih, GM Corporate Communication XL Axiata.

Sedangkan Indosat Ooredoo melakukan sosialisasi dan reminder ke pelanggan, melalui digital channel, SMS dan gerai.

“Jumlah pelanggan sedang konsolidasi. Mungkin bisa cek ke Kominfo,” kata Group Head Corporate Communication Indosat Deva Rachman.

Nah, sudahkah anda melakukan registrasi kartu SIM? (yl)