Connect with us

Sumut

Kegiatan Barjanji dan Marhaban Melatih Remaja Berperilaku Baik

Published

on

Medan, Geosiar.com – Kegiatan Festival barjanji dan marhaban diyakini dapat mengarahkan para remaja untuk melakukan kegiatan yang posirif. Untuk itu dengan memperbanyak kegiatan keagamaan dipastikan melatih anak anak berbuat kebaikan.

Hal itu disampaikan Ketua Harian Rumah Juang, Surianto kepada wartawan, Sabtu (31/3/2018) disela sela acara Marjanji dan Marhaban di pasar IV Kec Medan Marelan. Surianto selaku penyelenggara festival barjanji dan marhaban sangat bersyukur festival barjanji dan marhaban itu banyak diikuti peserta yang berasal dari kalangan remaja dan bahkan anak-anak tingkat SMP.

“Senang aku, melihat banyak remaja dan anak-anak yang ikut festival ini,” ujar Butong menambahkan dengan digelarnya festival barjanji dan marhaban yang banyak diikuti oleh remaja itu akan membuat kegiatan  para remaja itu lebih terarah dan lebih mencintai kesenian Islam tersebut.

“Kegiatan ini untuk mendekatkan kita, khususnya para remaja ini kepada agama. Setidaknya, kegiatan remaja yang ikut festival barjanji dan marhaban ini lebih terarah dan menghindari penyalahgunaan narkoba, seks bebas dan kenakalan remaja lainnya,” ungkapnya.

Disebutkan, kwalitas para remaja yang mengikuti festival barjanji dan marhaban itu tidak kalah baiknya dengan grup peserta barjanji dan marhaban lainnya yang didominasi oleh para orang tua itu.

Zuhdi Akbar Grup misalnya. Grup festival barjanji dan marhaban yang terdiri dari 9 anak laki-laki itu rata-rata masih berstatus SMP dan bahkan salah seorang diantaranya masih berstatus murid SD.

“Kami sudah sering nampil kalau ada acara di lingkungan kami di Medan Deli. Tapi kami belum pernah ikut festival. Makanya, kami beranikan diri untuk ikut festival barjanji dan marhaban ini,” ungkap ketua grup, Akbar.

Hal senada diungkapkan oleh Muhammad Dapa selaku ketua grup Syauqil Habibah dari Pesantren Al Kautsar Al-akbar. Muhammad Dapa mengungkapkan grup Syauqil Habibah terdiri dari 7 remaja putri yang umumnya masih berstatus SMP dan SMA.

Muhammad Dapa mengaku grup Syauqil Habibah sudah sering mengikuti festival barjanji dan marhaban. Grup Syauqil Habibah pun kerap menjadi pemenang.

“Di pesantren, kami latihan dua minggu sekali. Setiap kali ada event, grup inilah yang sering nampil,” ungkapnya.

Diketahui, panitia festival barjanji dan marhaban tidak mengutip uang pendaftaran untuk  seluruh  grup peserta barjanji dan marhaban  itu dan panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp 15 juta. (lamru)