Connect with us

Sumut

Ahkyar Nasution : Camat dan Lurah Diminta Cerewet

Published

on

Medan, Geosiar.com – Wakil Walikota Medan Ir Ahkyar Nasution menginstruksikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Pemko Medan supaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Terutama kepada Camat dan Lurah diminta untuk cerewet membimbing masyarakat.

Cerewet dalam arti mengajak masyarakat meningkatkan pertisipasinya dalam pembangunan. Khususnya menyangkut masalah kebersihan dan merawat hasil pembangunan yang sudah dilaksanakan.

Penekanan Ahkyar itu cukup beralasan, sebaba dari pengakuan orang no 2 di Pemko Medan itu mengaku jika pelayanan publik dan pembangunan yang dijalankan Pemko Medan selama ini masih belum mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Terbukti, kegiatan pembersihan drainase dan lingkungan belum mendapat dukungan dari masyarakat. Artinya, masih kurangnya rasa memiliki dari warga akan kota Medan sebagai Rumah Bersama.

“Untuk itu mari kita gugah kesadaran masyarakat dengan terus bekerja dan memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya. Kepada para camat dan lurah, saya minta terus ‘cerewet ‘  dan terus mengajak masyarakat meningkatkan partisipasinya dalam pembangunan, ” pesan Ahkayar saat penutupan Musrenbang pekan lalu.

Dari hasil Musrenbang  yang telah dilakukan menghasilkan program dan kegiatan perangkat daerah yang akan dilakukan tahun 2019 diantaranya  Dinas Pendidikan sebanyak 10 program dengan pagu anggaran Rp.135.000.000.000, Dinkes sebanyak 23 program (Rp.487.000.000.000), Dinas PU sebanyak 12 program (Rp.655.000.000.000), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang sebanyak 12 program (Rp.530.000.000.000) dan Dinas Pencegah Pemadam Kembakaran sebanyak 6 program (Rp.17.400.000.000).

Kemudian Badan Kesbangpol sebanyak 12 program (Rp.10.000.000.000), Satpol PP sebanyak 10 program (Rp.45.000.000.000), BPBD sebanyak 7 program (Rp.6.800.000.000), Dinas Sosial sebanyak 11 kegiatan (Rp.8.000.000.000), Dinas Ketenagakerjaan sebanyak 11 kegiatan (Rp.7.800.000.000), Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak  dan Pemberdayaan Masyarakat sebanyak 13 kegiatan (Rp.16.000.000.000), Dinas Ketahanan Pangan sebanyak 5 kegiatan (Rp.20.000.000.000).

Lalu Dinas Lingkungan Hidup sebanyak 11 kegiatan (Rp.10.800.000.000), Dinas Kebersihan dan Pertamanan sebanyak 12 kegiatan (243.000.000.000), Disdukcapil sebanyak 8 kegiatan (Rp.15.400.000.000), Dinas Pengendalian Penduduk dan KB sebanyak 14 kegiatan (Rp.10.800.000.000), Dishub dengan 11 kegiatan (Rp.74.000.000.000), Dinas Kominfo sebanyak 7 kegiatan (Rp.31.000.000.000) dan  Dinas Koperasi & UKM sebanyak 8 kegiatan (Rp.15.000.000.000).

Menyusul  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadui Satu Pintu sebanyak 8 kegiatan (Rp.11.000.000.000), Dispora sebanyak 11 kegiatan (Rp.18.600.000.000), Dinas Kebudayaan 10 kegiatan (Rp.10.000.000.000),  Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebanyak 11 kegiatan (Rp.10.500.000.000), Dinas Pariwisata sebanyak 8 kegiatan (Rp.31.000.000.000), Dinas Pertanian dan Perikanan sebanyak 20 kegiatan (Rp.20.000.000.000), Dinas Perdagangan sebanyak 11 kegiatan (Rp.25.000.000.000), serta Dinas Perindustrian sebanyak 11 kegiatan (Rp.9.000.000.000).

Selanjutnya Inspektorat sebanyak 6 kegiatan (Rp.18.500.000.000), Bappeda sebanyak 10 kegiatan (Rp.10.900.000.000), Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah sebanyak 7 kegiatan (Rp.45.000.000.000), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah sebanyak 10 kegiatan (Rp.16.000.000.000), BKD dan Pengembangan SDM sebanyak 9 kegiatan (Rp.18.000.000) serta Balitbang dengan 6 kegiatan (Rp.4.500.000.000). (lamru)