Connect with us

Sumut

Mural Karya Pelukis Dunia Ernest Zacharevic di Medan Akhirnya Diperbaiki

Published

on

Lukisan mural karya Ernest Zacharevic akhirnya kembali dipasang setelah sebelumnya hilang dicuri orang tidak dikenal. (metrotvnews.com)

Geosiar.com, Medan – Lukisan mural becak Medan karya seniman Ernest Zacharevic, pria berkebangsaan Lithuania, diberitakan sempat hilang pada awal Maret 2018 di sebuah tembok Jalan Perdana, Medan. Mural bergambar tiga anak yang bermain dengan seekor anak orangutan itu dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Namun kini kembali dipasang oleh Ernest Zacharevic.

Beberapa bagian becak dirombak. Bagian payung becak yang posisinya terlalu tinggi dibuat lebih rendah. Ernest juga meminta rangka becak yang terlalu tinggi diperbaiki agar pas dengan lukisan. Karena posisi badan becak terlihat menutup kaki anak-anak yang ada dalam lukisan.

Ernest menyatakan kerusakan seni di ruang publik adalah hal yang wajar. Dia begitu terkesan melihat reaksi orang lain yang begitu memberi perhatian terhadap karyanya yang rusak. Setelah becak itu hilang banyak yang merespon melalui pesan di media sosial pribadinya.

Kedatangan Ernest kembali ke Medan ternyata bukan hanya untuk memperbaiki lukisan muralnya. Rencananya Ernest akan membuat mural baru di beberapa titik Kota Medan. Tujuannya tidak berbeda yakni masih seputar kampanye pelestarian hutan dan lingkungan.

“Saya berkolaborasi dengan NGO lokal dan internasional juga. Dan kami membuat seni di ruang publik yang mengkampanyekan tentang lingkungan dan pelestarian hutan,” ujarnya.

Di Indonesia, Ernest DKK bekerjasama dengan Orangutan Information Centre (OIC). Direktur OIC Panut Hadisiswoyo mengapresiasi langkah yang dilakukan Ernest. Karena melalui seni kampanye pelestarian hutan khususnya habitat untuk orangutan bisa lebih dipahami masyarakat awam.

“Kita melihat antusias masyarakat itu cukup besar terhadap seni. Kita menggunakan seni sebagai daya tarik,” jelasnya. (yl)