Connect with us

Politik

Medan Utara Diusulkan Kawasan Industri Bisnis

Published

on

Anggota DPRD Medan Landen Marbun SH

Medan, Geosiar.com – Anggota DPRD Medan Landen Marbun SH mengusulkan kepada Pemko Medan agar kawasan Medan Utara beralih fungsi dari kawasan ruang terbuka hijau menjadi kawasan bisnis. Dapat dipastikan jika usulan itu terealisasi maka pembangunan Medan Belawan dan sekitarnya akan lebih maju. Karena akan membuka lapangan kerja dan ekonomi rakyat dapat meningkat.

Penegasan itu disampaikan Landen Marbun saat pelaksanaan reses I 2018 anggota DPRD Medan Landen Marbun SH (Partai Hanura) di Blok 12 Lingkungan 8 Kelurahan Sicanang Kec Medan Belawan, Rabu (28/3/2018). Pelaksanaan reses itu dirangkai dengan peresmian sumur bor dan pemberian makanan tambahan kepada 500 orang warga kurang mampu. Ikut juga pemeriksaan kesehatan gratis kepada seluruh warga.

Menurut Landen, pengalihan fungsi daerah Medan Utara yang sebelumnya dipertahankan untuk peruntukan ruang terbuka hijau dengan hutan mangrove dinilai kurang tepat. Karena, jika hal itu dipertahankan maka kondisi Medan Utara tidak berkembang. Maka ke depan peralihan menjadi daerah industri akan berdampak peningkatan pembangunan dan ekonomi masyarakat meningkat.

Selain itu, Landen juga menjelaskan terkait masalah kesehatan dan pendidikan masih menjadi momok di kawasan Medan Utara. Untuk itu Landen Marbun mengungkapkan Pemerintah Kota (Pemko) Medan sudah menggelontorkan anggaran yang cukup besar di bidang kesehatan dan pendidikan. Untuk anggaran kesehatan, Pemko Medan telah menganggarkan anggaran sebesar Rp 770 milyar.

Landen Marbun menambahkan dengan anggaran sebesar Rp 770 milyar tersebut, Pemko Medan sudah menambahkan kuota Peserta Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan untuk 75.000 warga miskin Kota Medan.

“Selama ini, Pemko Medan sudah memberikan 202000 PBI BPJS Kesehatan dan 2000 diantaranya sudah saya suruh Pak Lurah untuk diberikan kepada warga Medan Utara. Di tahun ini ditambah lagi sebanyak 75.000. saya harapkan, tidak ada lagi warga Medan Utara yang tidak mendapatkan layanan kesehatan,” paparnya.

Selain masalah kesehatan, Landen Marbun mengungkapkan masalah pendidikan di kawasan Medan Utara juga masih sangat memprihatinkan. Untungnya, saat ini Pemko Medan sedang membangun gedung sekolah SMA Negeri di Kecamatan Medan Deli.

“Di Medan Deli sedang dibangun SMA Negeri. Dengan begitu, warga Medan Utara tidak perlu jauh-jauh lagi bersekolah. Selain itu, Islamic Centre juga akan dibangun di kawasan Medan Utara ini. Ini bentuk perhatian Pemko Medan kepada warga Medan Utara,” ungkapnya.

Landen Marbun menambahkan Pemko Medan sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 900 milyar lebih untuk bidang pendidikan. Alokasi anggaran di bidang pendidikan itu merupakan alokasi anggaran yang terbesar dibandingkan anggaran di dinas lain di Pemko Medan.

“Kita harapkan warga Medan Utara pendidikannya tidak lagi tertinggal. Warga Medan Utara harus mampu bersaing,” ungkapnya. (lamru)