Connect with us

Sumut

Satpol PP Medan Tertibkan PK5 di Pasar Tradisional

Published

on

Satpol PP Medan Malakukan Operasi Penertiban PK5 Di Sejumplah Pasar Tradisional

Medan-Geosiar.com – Satpol  PP Kota Medan melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PK5) di sejumlah  pasar tradisionil di Kota Medan, Senin (26/3/2018). Selain melanggar peraturan, kehadiran PK5 menyebabkan terjadinya kemacetan sehingga terganggunya kelancaran arus lalu-lintas. Di samping itu lapak PK5 sangat mengganggu estetika kota serta  membuat kawasan sekitar jorok akibat sampah sisa dagangan ditinggalkan berserakan di bahu jalan.

Tidak hanya PK5,  perangkat Pemko Medan yang bertugas memelihara ketentraman dan ketertiban umum serta penagakan Peraturan Daerah (Perda) itu juga melakukan penertiban terhadap gelandangan dan pengemis (gepeng) serta anak jalan di persimpanjan Jalan Setia Budi dan Jalan Ring Road.

Menurut Kasatpol PP Kota Medan M Sofyan, penertiban yang dilakukan ini merupakan kegiatan rutin. “Selain kegiatan rutin, penertiban yang kita lakukan juga menindaklanjuti keresahan warga, terutama masyarakat pengguna jalan. Sebab, mereka merasa terganggu karena kewhadiran para PK5 menyebabkan terjadinya kemacetan,” kata Sofyan.

Dikatakan Sofyan, penertiban dilakukan di empat lokasi pasar tradisionil di Kota Medan yakni Pasar Sei Sikambing, Pasar Simpang Limun, Pasar Palapa dan Pasar Sukaramai. ”Dalam melakukan penertiban, saya telah mengingatkan kepada anggota untuk mengedapankan tindakan persuasif,” jelasnya.

Penertiban tersebut berjalan lancar, sebab tak satu pun PK5 yang bersikukuh menolak penertiban. Mereka umumnya pasrah dan segera mengangkat lapak dan barang dagangan yang ditempatkan di bahu jalan. Petugas Satpol PP pun ikut membantu agar proses pemindahan berlangsung cepat.

Usai dilakukan penertiban, para pedagang pun diingatkan agar tidak menggewlar lapak lagi di lokasi yang telah ‘dibersihkan’ tersebut. “Bahu jalan dan trotoar bukan tempat berjualan melainkan fasilitas umum .  Jika kedapatan berjualan kembali, kita langsung tindak tegas!” pungkas Sofyan. (lamru)