Connect with us

Nasional

Mgr. Ignatius Suharyo: PESPARANI Merupakan Bentuk Pengembangan dan Eksistensi Umat Katolik

Published

on

dokumentasi redaksi

Geosiar.com, Jakarta – Mgr. Dr. Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo, selaku Ketua KWI, menyampaikan bahwa PESPARANI diadakan sebagai upaya pengembangan dan eksistensi umat Katolik. Beliau juga menilai bahwa kegiatan ini sangatlah mulia, mengingat umat Katolik juga merupakan bagian integral dari bangsa yang ingin menunjukkan eksistensi diri sebagai masyarakat.

Bapa Uskup Suharyo juga berterima kasih atas kerelaan para pengurus untuk melayani gereja. “Kerja sama Hirarki, pemerintah, dan masyarakat ini merupakan 3 pilar yg luar biasa,” ucapnya. Selain memberikan restu, Bapa Uskup Suharyo berharap agar Panitia Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) dapat segera bekerja.

LP3KN , dalam agendanya, berencana akan menemui Menteri Agama dan ESDM selaku pengarah dan pelaksana dalam waktu dekat. Diperkirakan 250 orang  akan datang dari tiap provinsi, sehingga bila dikalkulasikan ada sekitar 8000 peserta yang akan mengikuti event ini.

Di samping itu, akan ada 12 mata lomba yang disiapkan pada PESPARANI nanti, di antaranya adalah  Paduan Suara Dewasa Campuran, Paduan Suara Dewasa Pria, Paduan Suara Dewasa Wanita, Paduan Suara Gergorian Dewasa, Paduan Suara Gregorian Anak dan Remaja, Mazmur anak, Mazmur Remaja, Mazmur Dewasa, Bertutur Kitab Suci Anak, Cerdas Cermat Rohani Anak, dan Cerdas Cermat Rohani Remaja.

Event ini juga diharapkan dapat menjadi media bertemunya Umat Katolik se-Indonesia yang memang sudah lama dirindukan,  sekaligus sebagai persembahan umat Katolik Indonesia dalam bidang sosial, budaya, serta peranannya dalam memupuk keberagaman dan kebinekaan guna mencapai tujuan nasional.

 

(Yoseni Turnip)