Connect with us

Nasional

KPK Akan Panggil Dua Petinggi PT Garuda Indonesia Terkait Kasus Suap Pesawat

Published

on

Ilustrasi
Ilustrasi

Geosiar.com, Jakarta– Dua petinggi PT Garuda Indone‎sia, yakni Corporate Expert PT Garuda Indonesia, Adrian Azhar, dan mantan Vice President Corporate Planning PT Garuda Indonesia, Toga Jaya Siahaan, akan diperiksa oleh Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Keduanya akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat Airbus A330-300 milik PT Garuda Indonesia dari perusahaan mesin dunia, Rolls Royce Plc. Kedua digali keterangannya untuk tersangka Emirsyah Satar.

Untuk sejauh ini, KPK baru menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan suap pembelian pesawat dan mesin pesawat Airbus A330-300 milik PT Garuda Indonesia dari perusahaan mesin raksasa di dunia Rolls Royce.

Dua tersangka tersebut yaitu, mantan Dirut PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar dan Beneficial Owner Connaught International, Soetikno Soedarjo sekaligus Bos PT MRA. Tetapi keduanya belum dilakukan penahanan oleh KPK.

Dalam perkara ini, Emirsyah diduga telah menerima suap dari perusahaan mesin Rolls Royce terkait dengan pengadaan mesin A330-300. Suap tersebut diberikan Rolls Royce kepada Emirsyah dalam bentuk uang dan barang melalui perantara Soetikno Soedarjo.

Kasus ini dapat dikatakan lintas negara karena perusahaan mesin besar, Rolls Royce ‎Plc terseret sengkarut dugaan korupsi di beberapa negara. Negara-negara tersebut diantaranya adalah Indonesia, Inggris, dan juga Singapura.

 

(yoseni turnip)