Connect with us

Nasional

Panen Perdana 1,2 ton Ikan Lele di Rumah Hinca Panjaitan

Published

on

Hinca IP Panjaitan XIII panen ikan lele di kediamannya didampingi oleh Hendrik H Sitompul dan Herri Zulkarnaen Hutajulu, Minggu (18/3/2018)

Medan-GeoSiar.com, Untuk menopang ketahanan ekonomi rakyat Indonesia, Partai Demokrat sejak tahun 2016 lalu telah menggagas Gerakan Pangan Mandiri (GPM). Gerakan itu mengantisipasi kekuatiran posisi ekonomi rakyat yang sulit dan tidak terkontrol. Dalam hal itu Partai Demokrat peduli dan memberi solusi dengan menggalakkan ternak ikan dengan simbol ikan lele.

Kepedulian dan solusi itu telah dibuktikan Sekjen DPP Partai Demokrat DR Hinca IP Panjaitan XIII melalui ternak ikan lele. Di komplek rumah politik Hinca Panjaitan di Jl SM Raja Simpang Alfalah Medan dilakukan panen perdana Ikan lele, Minggu, (18/3/2018).

Didampingi politisi Demokrat yang juga anggota DPRD Medan, Drs Hendrik H Sitompul dan Herri Zulkarnaen Hutajulu, Hinca membagikan sebagian Ikan lele kepada masyarakat dari 5 kolam sebanyak 1,2 ton.

“Ini merupakan contoh, seluruh kader Partai Demokrat harus melakukan hal yang sama memberdayakan ekonomi rakyat. Bukan harus ternak lele, ikan lain juga boleh. Ikan lele kebetulan simbol dari GPM itu. Berpolitik oke, tapi dapur ibu ibu harus ngepul,” ujar Hinca yang juga anggota Komisi III DPR RI itu seraya menyebut di komplek perumahan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Cikeas Jakarta juga sudah membuat 186 kolam ikan lele.

Dikatakan Hinca Panjaitan, Partai Demokrat tetap konsen dengan kondisi ekonomi rakyat Indonesia. GPM diharapkan sebuah kekuatan baru untuk mengantisipasi kesulitan ekonomi rakyat Indonesia. Maka selaku anggota Partai bukan selama nya untuk berpolitik di parlemen tetapi harus siap menjadi petani dan profesi lainnya.

“Kita tetap memiliki konsep bernegara yakni urusan ekonomi,” terang Hinca.

Dikatakannya, usaha ternak ikan itu harus diciptakan seluruh pengurus Demokrat di seluruh Indonesia. Usaha itu nantinya akan dikelola perempuan dan anak muda demi mengantisipasi ketahanan pangan di partai.

Ke depan kata Hinca, untuk menjaga kelangsungan usaha peternak, Partai Demokrat akan membentuk Bulog Lele. Jika harga ikan lele dipasaran terbukti dibawa normal Rp 13.000 per kg. Bulog Partai Demokrat siap membeli ikan lele dimaksud dari petani dengan harga diatas.

“Bahkan Partai Demokrat siap bekerjasama untuk pembuatan ikan lele asap serta usaha abon ikan lele,” sebut Hinca seraya menyebut soal pakan (pellet) ikan lele pun saat ini Partai Demokrat sudah mensiasati untuk pembuatan pakan sendiri agar terhindar dari tengkulak.

Selain itu, Hinca Panjaitan yang dikenal pecinta tradisi dan budaya batak itu. Mengajak kepada pelaku usaha makanan di Medan supaya menggalakkan kuliner “Sibahut na tinombur” (ikan lele bakar dengan khas sambal batak toba), sehingga masakan tradisi itu tetap lestari dan disukai banyak orang.

Sebelumnya, politisi Partai Demokrat yang juga anggota DPRD Medan Drs Hendrik Sitompul mengatakan, di rumah politik Hinca di Medan siap memfasilitasi warga dan berkenan ternak lele. Begitu juga utuk bagi yang berminat membuat kolam lele akan memberikan pelatihan peternak kelompok kecil.

Terkait hal itu, melalui usaha ternak lele di rumah politik Hinca adalah sebagai bukti Partai Demokrat peduli ketahanan pangan di Sumut. (lamru)